WARTAMATARAM.COM – Cuaca buruk dan hujan deras yang dipicu Topan Surigae mengganggu pelaksanaan Asian Games 2026 di Jepang. Sejumlah pertandingan terpaksa ditunda, sementara beberapa cabang olahraga lainnya ikut mengalami perubahan jadwal.
Drama terbesar terjadi pada cabang cricket putra. Dua laga perempat final, yakni Pakistan kontra Hong Kong serta India melawan Afghanistan di Korogi Athletic Park, batal digelar karena lapangan tergenang air. Panitia tidak memiliki jadwal cadangan untuk melanjutkan pertandingan tersebut.
Akibat keputusan itu, Pakistan dan India dinyatakan lolos ke semifinal berdasarkan peringkat yang berlaku. Bagi Afghanistan, hasil ini menjadi pukulan berat karena mereka tersingkir tanpa sempat bertanding melawan India.
Situasi tersebut terasa makin menyakitkan karena Afghanistan pernah mengalami hal serupa pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China. Saat itu, laga final cricket antara India dan Afghanistan juga dibatalkan karena hujan, dan medali emas diberikan kepada India berdasarkan peringkat.
Atlet Afghanistan, Mohammad Akram, mengaku timnya sangat menantikan laga melawan India. Namun, kondisi cuaca membuat harapan itu pupus.
“Kami sangat ingin bermain melawan India karena para pemain sedang dalam performa bagus. Namun, sayangnya hujan menghancurkan semuanya,” kata Mohammad Akram.
Tak hanya cricket, hujan deras juga mengacaukan jadwal sejumlah cabang olahraga lain. Tenis menjadi salah satu yang paling terdampak karena beberapa pertandingan di Higashiyama Park Tennis Centre harus ditunda atau diubah jadwalnya.
Salah satu pertandingan yang ikut berubah adalah debut unggulan pertama putri, Alexandra Eala, menghadapi Patcharin Cheapchandej. Kondisi ini memaksa para atlet dan tim menyesuaikan kembali persiapan mereka di tengah jadwal yang tidak menentu.




