Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander

WARTAMATARAM.COM – Penurunan daya beli membuat sebagian konsumen Indonesia mulai melirik mobil listrik keluarga sebagai alternatif pengganti MPV bensin. Tren ini dinilai dapat menjadi tantangan baru bagi Mitsubishi Xpander yang selama ini populer di segmen MPV 7-seater.

Di tengah kebutuhan efisiensi biaya harian, mobil listrik dinilai lebih menarik karena menawarkan ongkos operasional yang lebih hemat, pajak tahunan yang relatif ringan, serta perawatan yang lebih praktis dibanding mobil bensin.

Menariknya, pergeseran minat konsumen tidak lagi hanya mengarah ke MPV bensin seperti Toyota Avanza, melainkan langsung ke kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) berkapasitas tujuh penumpang.

Sejumlah merek pun menghadirkan mobil listrik keluarga dengan harga bersaing. Beberapa di antaranya menawarkan jarak tempuh antara 430 kilometer hingga 570 kilometer dalam sekali pengisian daya.

BYD M6 menjadi salah satu kandidat kuat penantang Xpander di segmen MPV 7-seater. Mobil ini tersedia dalam varian Standard 7-seater mulai Rp383 juta, Superior 7-Seater Rp423 juta, dan Superior Captain Seat Rp430 juta. BYD M6 dibekali motor listrik 150 kW atau 201 hp dengan torsi 310 Nm, serta baterai Blade yang diklaim mampu menempuh 450 kilometer hingga 530 kilometer.

Selain itu, ada VinFast Limo Green yang tampil dengan harga agresif, yakni mulai Rp299 juta melalui program cashback atau Rp319 juta untuk pembelian retail. Mobil ini menawarkan jarak tempuh 450 kilometer (NEDC) dan jarak sumbu roda 2.840 mm. VinFast juga menyediakan skema sewa baterai untuk menekan harga beli awal.

Wuling Cortez Darion EV turut masuk dalam daftar penantang. MPV listrik ini mengusung pintu geser dan captain seat di baris kedua, dengan harga mulai Rp356 juta untuk 1.500 pembeli pertama hingga sekitar Rp399 jutaan untuk harga normal. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 540 kilometer (CLTC) dengan tenaga 201 hp.

Di segmen SUV listrik, Wuling Eksion hadir sebagai pilihan 7-seater dengan motor listrik 150 kW, fitur ADAS Level 2, panoramic sunroof, dan enam airbag. Varian EV CE dibanderol mulai Rp389 juta, sedangkan EV EX dijual Rp459 juta dengan jarak tempuh hingga 530 kilometer.

Untuk kelas premium, Maxus Mifa 7 dipasarkan seharga Rp750 juta on the road Jakarta. MPV listrik ini memiliki motor 180 kW dengan torsi 350 Nm, sertifikasi keselamatan bintang lima dari C-NCAP, Euro NCAP, dan A-NCAP, serta jarak tempuh hingga 570 kilometer.

Nama lain yang ikut meramaikan pasar adalah Aletra L7. MPV listrik merek nasional ini menyasar segmen Low MPV dengan baterai 51,8 kWh dan target jarak tempuh 430 kilometer. Aletra L7 juga menawarkan opsi pintu geser elektrik dalam konfigurasi 6-seater dan 7-seater.

Perubahan preferensi konsumen ke mobil listrik menunjukkan bahwa persaingan di segmen keluarga kian ketat. Bukan hanya harga beli, tetapi efisiensi biaya harian dan kepraktisan penggunaan kini menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan.

iMedia
DITULIS OLEH

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.