Polisi Gadungan di Duren Sawit Diamuk Warga Usai Todongkan Pistol Mainan ke Pegawai Apotek

WARTAMATARAM.COM – Seorang pria berinisial JM (34) babak belur dihajar warga di Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis (1/10/2026) siang, setelah mengaku sebagai anggota polisi dan menodongkan pistol mainan ke pegawai apotek.

Dalam video yang beredar, warga terlihat mengamuk dan memukuli pelaku dengan tangan kosong maupun benda tumpul. Pelaku yang bertato di lengan kiri itu datang seorang diri dengan sepeda motor Yamaha Mio berwarna biru.

Menurut keterangan pegawai apotek bernama Sony, pelaku sempat meminta uang sambil marah-marah sebelum mengeluarkan benda yang menyerupai senjata api dari dalam tas.

"Pegawai apotek berusaha merebut senjata itu untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Lalu warga mulai berdatangan membantu mengamankan pelaku," ujar Sony, Jumat (2/10/2026).

Sony menyebut, pelaku juga sempat mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya dan berusaha melawan saat hendak diamankan warga. Karena kesal, sejumlah warga kemudian menghajarnya hingga wajah pelaku berdarah.

"Setelah dicek, dia bukan anggota polisi. Dia hanya ngaku-ngaku saja. Di dalam boks sepeda motornya juga ditemukan tramadol dan plastik klip yang diduga untuk sabu," kata Sony.

Ia menambahkan, pelaku datang ke apotek dalam kondisi marah-marah tanpa diketahui motif pastinya. Saat diminta masuk dan berbicara baik-baik, pelaku menolak.

Setelah berhasil diamankan warga, polisi kemudian datang ke lokasi.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya pria yang mengaku polisi dan sempat memicu kemarahan warga. Polisi segera mendatangi lokasi untuk mencegah aksi main hakim sendiri yang lebih jauh.

"Kami tiba di sana, pelaku sudah babak belur dihakimi massa," ujar Sutikno.

Ia memastikan pria tersebut bukan anggota Polri dan bukan warga Duren Sawit. Berdasarkan identitas, JM diketahui berasal dari Bekasi.

Sutikno menegaskan, pelaku akan diproses hukum karena perbuatannya meresahkan warga. Polisi juga masih mendalami motif pelaku mendatangi apotek serta dugaan keterkaitan dengan obat terlarang yang ditemukan di dalam tasnya.

Menurut Sutikno, pistol yang sempat ditodongkan pelaku ternyata bukan senjata api asli, melainkan pistol mainan.

iMedia
DITULIS OLEH

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.