Dua Saham Grup Bakrie Bergerak Kontras, BUMI Menguat Lebih Kencang daripada BNBR
WARTAMATARAM.COM – Dua emiten utama Grup Bakrie menunjukkan pergerakan yang berbeda pada perdagangan Senin siang, 27 April 2026. Meski sama-sama berada di zona hijau, Bumi Resources Tbk. (BUMI) melaju lebih agresif dibandingkan Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR).
Berdasarkan pembaruan pukul 14.19 WIB, harga saham BUMI naik 5,56 persen ke level Rp228. Sementara itu, BNBR hanya menguat tipis 0,95 persen ke posisi Rp212.
Dari sisi likuiditas, BUMI juga mencatat transaksi yang jauh lebih besar. Nilai perdagangan saham emiten tambang tersebut menembus Rp471,1 miliar, hampir tiga kali lipat dibandingkan BNBR yang membukukan transaksi Rp145,6 miliar.
Secara ukuran perusahaan, BUMI memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp83,9 triliun dan berada di jajaran 30 besar dari hampir seribu emiten di bursa. Adapun BNBR mencatat kapitalisasi pasar Rp36,7 triliun, dengan posisi peringkat 72 di seluruh bursa.
Meski begitu, BNBR disebut masih memiliki posisi yang cukup kuat di industrinya sendiri, dengan menempati peringkat kedua dari lima pemain utama.
Dari sisi fundamental, BUMI tercatat memiliki laba per saham atau EPS sebesar Rp3,67, lebih tinggi dibandingkan BNBR yang berada di level Rp2,85. Namun, secara valuasi, BNBR justru diperdagangkan lebih mahal dengan rasio price to earnings (PE) 74 kali, sedangkan BUMI berada di level 62 kali laba.
Secara keseluruhan, BUMI menjadi sorotan utama perdagangan hari ini berkat kenaikan harga yang lebih kuat dan aktivitas transaksi yang tinggi. Sementara itu, BNBR cenderung bergerak stabil dengan kenaikan yang lebih terbatas di tengah pasar yang relatif moderat.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
