WARTAMATARAM.COM – Film terbaru Avatar: The Last Airbender akhirnya siap menemui penggemar setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan jadwal rilis. Proyek perdana dari Avatar Studios ini menjadi salah satu tayangan yang paling dinantikan karena menghadirkan kembali Aang dan kawan-kawan dalam versi yang lebih dewasa.
Namun, kabar terbaru juga membawa sedikit kekecewaan. Film ini tidak akan tayang luas di bioskop, melainkan hanya mendapat penayangan terbatas di Amerika Serikat sebelum dirilis eksklusif melalui layanan streaming Paramount+.
Penayangan terbatas di bioskop Amerika Serikat dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 30 Juli 2026. Pemutaran itu hanya digelar di dua lokasi, yakni AMC Burbank 8 di Los Angeles dan AMC Empire 25 di New York. Langkah tersebut dilakukan agar film memenuhi syarat untuk sejumlah ajang penghargaan.
Paramount juga menggelar pemutaran spesial untuk penggemar dalam gelaran San Diego Comic-Con pada 24 Juli. Meski demikian, hingga kini belum ada informasi mengenai penambahan jadwal tayang di negara lain.
Bagi penggemar di Indonesia, kabarnya belum terlalu menggembirakan. Paramount belum mengumumkan penayangan bioskop maupun distribusi resmi untuk wilayah Indonesia. Film ini memang dijadwalkan tayang global di Paramount+ pada 25 Juli 2026, tetapi layanan tersebut belum tersedia secara luas di semua negara, termasuk Indonesia.
Dengan kondisi tersebut, penonton di Indonesia masih harus menunggu pengumuman resmi dari Paramount maupun distributor lokal jika film ini nantinya mendapatkan jadwal tayang tambahan di kawasan Asia.
Film ini akan menampilkan Aang, Katara, Sokka, Zuko, hingga Toph dalam versi yang lebih dewasa. Ceritanya disebut menjadi awal dari era baru semesta Avatar yang dikembangkan langsung oleh Avatar Studios.
Deretan pengisi suara baru juga telah disiapkan, di antaranya Eric Nam sebagai Aang, Jessica Matten sebagai Katara, Román Zaragoza sebagai Sokka, Steven Yeun sebagai Zuko, dan Dionne Quan sebagai Toph. Sementara itu, Dave Bautista dipercaya memerankan karakter antagonis baru bernama Tagah.
Film ini disutradarai Lauren Montgomery, Steve Ahn, dan William Mata. Bryan Konietzko serta Michael Dante DiMartino, dua kreator asli Avatar: The Last Airbender, turut bertindak sebagai produser. Jika film ini sukses, Avatar Studios disebut telah menyiapkan lebih banyak proyek baru di masa mendatang.




