WARTAMATARAM.COM – Pasar mobil listrik Indonesia pada 2026 semakin ramai dengan kehadiran Wuling Binguo EV, BYD Dolphin, dan Chery Omoda E5. Ketiganya hadir di segmen harga yang berdekatan, tetapi membawa karakter, fitur, dan target pengguna yang berbeda.
Wuling Binguo EV diposisikan sebagai city car listrik yang paling terjangkau. BYD Dolphin menawarkan keseimbangan antara harga, performa, dan fitur. Sementara itu, Chery Omoda E5 hadir sebagai SUV crossover dengan dimensi lebih besar dan kelengkapan fitur yang lebih premium.
Dari sisi harga, Wuling Binguo EV dibanderol Rp279 juta untuk varian Lite hingga Rp332 juta untuk varian Pro. BYD Dolphin ditawarkan mulai Rp369 juta pada varian Dynamic dan Rp429 juta untuk varian Premium. Adapun Chery Omoda E5 dipasarkan di rentang Rp369,9 juta untuk varian Pure hingga Rp505,5 juta untuk varian Two Tone.
Dengan susunan harga tersebut, Binguo EV menjadi pilihan paling ekonomis, Dolphin berada di kelas menengah, sedangkan Omoda E5 menyasar konsumen yang menginginkan SUV listrik dengan kelengkapan lebih tinggi.
Dari spesifikasi, Wuling Binguo EV mengandalkan tenaga 67 hp dengan baterai 31,9 kWh dan jarak tempuh hingga 333 km. Mobil ini dibekali desain klasik serta layar ganda 10,25 inci yang mendukung penggunaan harian di perkotaan.
BYD Dolphin hadir dengan tenaga antara 95 hp hingga 204 hp, baterai 44,9 kWh sampai 60,48 kWh, serta jarak tempuh 410 km hingga 490 km. Model ini juga dilengkapi fitur ADAS, layar putar 12,8 inci, dan bagasi yang lebih fleksibel.
Sementara itu, Chery Omoda E5 mengusung tenaga 204 hp dengan torsi 340 Nm, baterai 61 kWh, dan jarak tempuh 430 km hingga 505 km. Fitur yang ditawarkan antara lain sunroof, kamera 540 derajat, serta Vehicle-to-Load (V2L).
Untuk konsumen yang mencari mobil listrik pertama dengan harga paling ramah kantong dan penggunaan utama di dalam kota, Wuling Binguo EV menjadi opsi yang paling masuk akal.
BYD Dolphin bisa menjadi pilihan bagi pembeli yang menginginkan EV dengan performa lebih baik dan fitur modern, namun tetap berada di kelas harga menengah.
Di sisi lain, Chery Omoda E5 cocok bagi pengguna yang membutuhkan kabin lebih lega, fitur premium, serta jarak tempuh yang lebih panjang untuk perjalanan yang lebih beragam.
Dengan pilihan berjenjang ini, pasar mobil listrik di Indonesia semakin variatif dan memberi lebih banyak opsi bagi konsumen sesuai kebutuhan, gaya hidup, dan anggaran.




