50 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Mataram pada Oktober 2025
Sebanyak 50 Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Mataram direncanakan mulai beroperasi serentak pada tanggal 28 Oktober 2025. Langkah ini sejalan dengan program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat pada 21 Juli 2025.
Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DisprinkopUKM) berharap kehadiran KMP di setiap kelurahan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Kepala DisprinkopUKM Kota Mataram, HM Ramadhani, menekankan pentingnya akses pinjaman lunak untuk mempercepat operasional koperasi. Kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI, telah dibangun untuk tujuan tersebut. “Akses pembiayaan ini menjadi kunci agar antusiasme masyarakat tidak luntur,” ujarnya pada Senin (18/8/2025).
Namun, tidak semua koperasi dapat langsung mengakses pinjaman karena harus memenuhi persyaratan ketat, termasuk jaminan kelayakan usaha dan kemampuan pengembalian pinjaman. Hanya sebagian kecil dari 50 koperasi yang dinilai siap memenuhi kriteria perbankan. Untuk itu, tiga koperasi percontohan, yakni KMP Bintaro, Rembiga, dan Jempong, akan mendapatkan pendampingan intensif.
Pendampingan ini mencakup penyusunan proposal usaha, perencanaan keuangan, dan pemenuhan persyaratan perbankan. Program pemerintah pusat menawarkan skema pembiayaan dengan plafon mencapai Rp3 miliar, di mana setiap koperasi berpeluang memperoleh modal antara Rp1 hingga Rp2 miliar. “Pendampingan tidak hanya untuk memperoleh modal, tetapi juga memastikan keberlanjutan operasional koperasi,” tutup Ramadhani.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
