WARTAMATARAM.COM – Talenta muda street dance Indonesia mendominasi podium kategori 2v2 Kids Openstyle Battle pada ajang SummerWeek 47 di Krefeld, Jerman, dengan merebut gelar juara dan runner-up.
Dua pasangan yang tergabung dalam Team Power of Lock itu sukses menyingkirkan dancer dari berbagai negara sebelum memastikan Indonesia menguasai dua posisi teratas dalam kompetisi street dance bergengsi tersebut.
“Di event dengan skala sebesar itu, bisa melihat dua tim dari Indonesia berhasil mengalahkan dancer-dancer dari berbagai negara dan sama-sama sampai ke final adalah salah satu momen yang sangat berharga buat kami,” kata Alexandra Xiomara Lauralee atau Axl Suryabara kepada ANTARA melalui pesan instan, Selasa.
Pasangan Daysha Aliyana Tiawarman (14) dan Shayna Chloe Tiawarman (13) keluar sebagai juara, sementara Sebastian Thanandra (16) dan Axl Suryabara (15) menempati posisi runner-up.
Hasil tersebut terasa istimewa karena final mempertemukan sesama dancer Indonesia yang juga berasal dari crew Power of Lock.
Axl menilai pengalaman berlaga di Jerman memberikan tantangan berbeda karena mereka harus menghadapi dancer dari berbagai negara.
“Of course, it was a different level. Bisa berkompetisi dan bertemu dengan dancer-dancer dari berbagai negara memberikan pengalaman yang sangat berharga buat aku dan Sebastian,” ujarnya.
Menurut Axl, capaian itu tidak lepas dari latihan konsisten yang telah dijalani. Ia dan Sebastian telah berada dalam satu crew selama hampir 10 tahun dan mulai berpasangan untuk format 2v2 battle sekitar dua tahun terakhir.
Persiapan mereka juga dilakukan di tengah kesibukan sekolah. Axl biasa langsung menuju studio setelah pulang sekolah untuk berlatih sekitar pukul 16.00 hingga 20.00, dengan frekuensi sekitar lima kali dalam sepekan.
Latihan tersebut tidak hanya difokuskan untuk battle, tetapi juga untuk kompetisi dance bersama Power of Lock.
“Latihannya juga bukan hanya untuk battle, tetapi sekaligus untuk dance competition bersama tim kami, Power of Lock. Jadi latihan memang sudah menjadi bagian dari rutinitas kami,” kata Axl.
Dominasi Indonesia di podium menjadi semakin berkesan karena dua pasangan yang bertemu di final memiliki hubungan dekat sebagai rekan satu crew. Setelah battle usai, keempat dancer tetap menunjukkan kebersamaan.
“Setelah battle selesai kami tetap pelukan, menangis, dan dance bersama. Karena pada akhirnya, kami bukan hanya kompetitor, tapi kami adalah keluarga,” ujar Axl.
Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi bukti bahwa dancer Indonesia mampu bersaing di level internasional.
“Aku senang bisa menunjukkan bahwa dancer Indonesia juga mampu bersaing di level internasional. Semoga pengalaman ini bisa menjadi bukti bahwa dancer-dancer Indonesia patut diperhitungkan dan mampu membawa nama Indonesia di ajang internasional,” katanya.
Usai SummerWeek 47, Axl dan rekan-rekannya akan kembali mempersiapkan diri menghadapi sejumlah kompetisi besar di Indonesia maupun luar negeri sepanjang tahun ini.
Sebagai atlet dancesport Tangerang Selatan di bawah Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Tangsel sekaligus anggota Power of Lock di bawah O2 Dance School, Axl bertekad menjaga konsistensi latihan dan terus berkembang demi kembali mengharumkan nama Indonesia di berbagai kompetisi.




