Kreator Konten yang Menjadi Tahanan Algoritma
Ketika viral menjadi tujuan utama, sebagian kreator rela merekayasa emosi. Ironisnya, mereka bukan lagi mengendalikan algoritma, melainkan menjadi tahanan algoritma itu sendiri.
Ketika viral menjadi tujuan utama, sebagian kreator rela merekayasa emosi. Ironisnya, mereka bukan lagi mengendalikan algoritma, melainkan menjadi tahanan algoritma itu sendiri.