Cooking Class Nasional PWKI NTB: Solusi Praktis Cegah Stunting

24 Apr 2026 • 16:06 Redaksi

Warta Mataram – Mataram, 24 April 2026 – Dalam rangka memperkuat pencegahan stunting melalui edukasi keluarga, Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar acara Cooking Class dan Lomba Masak Olahan Telur. Kegiatan ini berhasil menarik 150 peserta, melampaui target yang telah ditetapkan.

Acara tersebut merupakan bagian dari perayaan Paskah dan Hari Kartini 2026. Mengusung tema “Perempuan Sehat, Generasi Kuat: Olahan Telur Bergizi untuk Ibu dan Anak Bebas Stunting”, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perempuan dalam menyediakan asupan gizi yang berkualitas, terutama pada fase krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Cooking Class tersebut akan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, di GPIB Immanuel Bung Karno, Mataram, dan akan dibuka secara resmi oleh Ibu Hj. Waridah Mujiburrahman, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram.

“Tingginya antusiasme peserta ini menunjukkan betapa masyarakat semakin sadar akan pentingnya intervensi gizi berbasis keluarga,” ungkap ketua panitia. “Metode edukasi yang melibatkan praktik langsung seperti ini terbukti efektif dan mudah untuk diterapkan di rumah. Kegiatan ini tidak hanya sekadar acara, melainkan bagian dari upaya membangun perubahan perilaku yang berkelanjutan.”

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesehatan

Kegiatan ini juga mencerminkan model kolaborasi multisektor, dengan dukungan empat brand nasional yang berpartisipasi sebagai sponsor, yaitu Miyako, Rinnai, Kokita, dan Kecap Manalagi. Keterlibatan industri tidak hanya terwujud dalam bentuk sponsorship, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang fokus pada peningkatan kesehatan masyarakat.

Inspira Media pun berperan sebagai mitra media dalam mendukung publikasi dan penyebaran informasi tentang kegiatan ini, sehingga pesan mengenai gizi dan pencegahan stunting dapat menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk generasi muda dan komunitas digital.

Pendidikan yang Dapat Direplikasi

Program ini dirancang dengan pendekatan praktis, mencakup:

  • Edukasi tentang gizi untuk ibu hamil dan anak
  • Demonstrasi pengolahan makanan berbasis protein hewani (telur)
  • Kompetisi kreatif untuk mendorong inovasi menu sehat

Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

PWKI NTB percaya bahwa kegiatan ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai model edukasi berbasis komunitas yang bisa direplikasi di berbagai daerah, mendukung program nasional dalam upaya penurunan stunting.

Refleksi Peran Perempuan di Hari Kartini

Pemilihan tanggal pelaksanaan acara bersamaan dengan Hari Kartini memiliki makna yang mendalam. Ini mencerminkan peran strategis perempuan sebagai penggerak utama dalam peningkatan kualitas keluarga. Dalam kegiatan ini, perempuan tidak hanya berfungsi sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam memastikan pemenuhan gizi keluarga dan pertumbuhan anak yang optimal.

Tentang PWKI NTB

Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) NTB adalah organisasi yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup perempuan dan keluarga.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya