Pentingnya Kolaborasi Masyarakat dalam Pembangunan NTB

19 Apr 2026 • 06:47 iMedia

Warta Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menekankan urgensi kolaborasi antara seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat proses pembangunan daerah. Pernyataan tersebut disampaikan oleh H. Amir, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, saat mewakili Gubernur NTB dalam acara Halalbihalal dan Pengajian Umum yang berlangsung di NWDI Center, Kota Mataram pada hari Sabtu, 18 April.

Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan jamaah yang turut menyimak tausiyah dari Ketua Umum PB NWDI, Muhammad Zainul Majdi. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya etika sosial dan penguatan persaudaraan sebagai dasar kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh H. Amir, Gubernur NTB mengingatkan agar momentum Idulfitri 1447 H dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menjalin hubungan silaturahmi yang lebih erat.

Pemerintah Provinsi NTB pun mendorong masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi beragam tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Komitmen Pemprov NTB untuk mewujudkan visi NTB Makmur dan Mendunia tetap teguh, dengan fokus pada tiga pilar utama: pengentasan kemiskinan melalui program Desa Berdaya, peningkatan ketahanan pangan, dan optimalisasi sektor pariwisata berkelas dunia.

“Momentum Idulfitri harus dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan dan kolaborasi dalam membangun daerah. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mendorong kemajuan NTB,” ujar H. Amir saat membacakan sambutan Gubernur.

Di sisi lain, dalam tausiyahnya, Muhammad Zainul Majdi menekankan bahwa menjaga kehormatan sesama adalah fondasi utama untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Merujuk pada Surah Al-Hujurat ayat 10-12, beliau mengingatkan agar umat menjaga ucapan, menghormati privasi, dan menjauhi ghibah.

“Persaudaraan bukan sekadar kata-kata, melainkan sebuah tindakan nyata dalam saling menghormati, menjaga kehormatan, dan tidak menyakiti,” tegas TGB di hadapan jamaah. Beliau juga menambahkan bahwa ajaran Surah Al-Hujurat mengajak kita untuk tidak merendahkan orang lain, tidak mencari-cari kesalahan, dan menjauhi ghibah demi menjaga harmoni sosial.

Acara Halalbihalal ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat NTB. Melalui momentum tersebut, diharapkan sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dapat semakin kokoh dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya