Juliana WNA Brasil yang Terjatuh di Jurang Rinjani Ditemukan Tak Bernyawa

26 Jun 2025 • 08:58 Redaksi

Wartamataram – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Juliana, Warga Negara Brasil yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di jurang Gunung Rinjani. Sayangnya, perempuan tersebut dipastikan telah meninggal dunia.

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii. Menurutnya, salah satu personel SAR, Hafid Hasadi, berhasil menjangkau posisi korban pada Selasa (24/6) sekitar pukul 18.00 Wita di kedalaman 600 meter dari titik awal jatuhnya korban di sekitar Cemara Nunggal.

“Saat dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan,” ujar Syafii dalam keterangan persnya.

Awalnya, tim memperkirakan posisi korban berada di kedalaman 400 meter, namun setelah dilakukan pencarian intensif, ternyata korban berada lebih dalam, yakni 600 meter dari titik awal (datum point).

Selanjutnya, tiga personel penyelamat lainnya—Samsul Fadli dari Unit SAR Lombok Timur, serta Agam dan Tio dari Rinjani Squad—diturunkan untuk melakukan penanganan awal dan membungkus jenazah korban.

Proses evakuasi masih terkendala kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Kabut tebal membuat jarak pandang sangat terbatas, sehingga evakuasi jenazah ditunda dan akan dilanjutkan Rabu (25/6) pagi.

Tim SAR gabungan telah membangun tiga titik flying camp sebagai pos evakuasi, yakni di anchor point, kedalaman 400 meter, dan titik terakhir di kedalaman 600 meter bersama jenazah.

Nantinya, jenazah Juliana akan diangkat ke permukaan dan dibawa menuju Posko Sembalun dengan tandu menyusuri jalur pendakian. Di posko, sudah disiapkan helikopter untuk membawa korban ke RS Bhayangkara Polda NTB.

“Evakuasi udara secara medis akan dilakukan begitu jenazah tiba di Posko Sembalun,” tutup Syafii.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya