Poster PORPROV NTB Diduga Full AI, Akun KONI NTB Dirujak Netizen
Warta Mataram – Media sosial kembali ramai setelah akun Instagram resmi KONI NTB (@konintb) merilis poster resmi PORPROV NTB XII 2026 yang akan digelar di Kota Mataram pada 16–25 Juli 2026. Namun alih-alih mendapat pujian, desain poster tersebut justru menuai sorotan tajam dari netizen karena dinilai terlalu kental menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Poster yang menampilkan berbagai cabang olahraga dengan efek visual penuh cahaya, maskot rusa, serta nuansa sinematik futuristik itu langsung dibanjiri komentar pedas dari warganet.
Beberapa netizen bahkan menilai penggunaan AI pada poster event olahraga tingkat provinsi dianggap kurang mencerminkan keseriusan penyelenggaraan.
Salah satu komentar yang paling banyak disorot datang dari akun Instagram @arif.yuwonoo yang menulis:
“Pak @morihanafintb masa sekelas KONI NTB buat ajang PORPROV ngedit modal AI, iziiin 🙏”
Komentar lain juga mempertanyakan kualitas dan konsep desain poster tersebut. Akun @juni_hardi80 menyinggung kemiripan logo:
“Logo porprov ke 11 dan ke 12 kok dia sama ya”
Sementara akun @ali_rr299 bahkan menyindir slogan yang digunakan di poster:
“NTB mendunia ngakak dulu 🤣🤣🤣 sekelas PORPROV edit pakai AI ndk punya modal kh”
Komentar bernada serupa juga terus bermunculan di kolom komentar unggahan tersebut.
Akun @dmsadinn menulis:
“modal AI kah sekelas Porprov, izinnnn”
Sedangkan akun @yyyogie ikut menyoroti penggunaan AI secara terang-terangan:
“sekelas porprov poster full AI 😭”
Tak sedikit pula netizen yang menyayangkan bahwa event olahraga sebesar PORPROV dinilai kurang menunjukkan identitas visual khas daerah dan terlalu fokus pada efek visual ala poster AI generator.
Di sisi lain, ada juga sebagian pengguna yang menganggap penggunaan AI bukan masalah besar selama tujuan promosi tetap tercapai. Namun mayoritas komentar justru didominasi kritik dan sindiran.
Hingga berita ini ditulis, unggahan poster PORPROV NTB XII 2026 tersebut masih ramai diperbincangkan netizen di Instagram dan belum ada klarifikasi resmi dari pihak KONI NTB terkait kritik penggunaan AI pada desain poster tersebut.
