Luar Biasa! Phoenix FA Runner-Up Bali7s 2026 Cluster Gold U-10, Harumkan Nama Lombok Barat

07 Apr 2026 • 12:04 Redaksi

Warta Mataram – Lombok Barat – Prestasi membanggakan ditorehkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Phoenix FA dalam ajang internasional Bali7s 2026. Tampil sebagai pendatang baru, tim muda asal Lombok Barat ini sukses mengukir sejarah dengan meraih posisi runner-up pada Cluster Gold kategori usia 10 tahun.

Capaian ini terasa begitu istimewa. Pasalnya, Phoenix FA merupakan akademi yang belum genap satu tahun berdiri, namun sudah mampu bersaing dan menembus partai puncak di turnamen bergengsi tersebut.
Phoenix FA resmi berdiri pada 17 Agustus 2025 di bawah binaan Husni Thamrin selaku Direktur Utama PT RABER MITRA AGENCY. Organisasi ini dipimpin oleh Ketua Muhammad Sapoan, dengan dukungan jajaran pelatih yakni Sudiyanto, Oky Ananda, Bayu Mahendri, Yeyen, Aldy Kurniawan, dan Imran. Berbasis di Lapangan Umum Jembatan Kembar Timur, Phoenix FA terus mengasah potensi pemain muda Lombok Barat.

Dalam ajang Bali7s 2026, Phoenix FA langsung menunjukkan keberanian dengan mengirimkan lima tim di berbagai kategori usia. Khusus di kategori U-10, perjalanan mereka penuh tantangan sejak fase grup.
Tergabung di Grup 12 bersama tim-tim kuat seperti Pakargent Team asal Mataram, Denny Soccer Academy, SSB Alam Hijau Banjarmasin, serta Borussia Mönchengladbach Academy Indonesia, Phoenix FA harus berjuang keras. Hingga akhir fase grup, mereka mengoleksi 4 poin dan finis di posisi ketiga, di bawah Pakargent Team (12 poin) dan Denny Soccer Academy (9 poin). Hasil tersebut tetap mengantarkan Phoenix FA ke babak selanjutnya di Cluster Gold.

Memasuki babak knock out, Phoenix FA tampil lebih percaya diri. Pada laga pertama pukul 08.30, mereka menumbangkan Putra Muda Bali dengan skor 2-1. Kemenangan ini menjadi awal kebangkitan tim.
Selanjutnya pada pukul 14.00, Phoenix FA kembali menunjukkan konsistensinya dengan mengalahkan Garuda Muda Bali 1-0. Permainan disiplin dan kerja sama tim menjadi kunci kemenangan.
Di laga berikutnya, Phoenix FA kembali tampil solid dan sukses menjungkalkan Bali United FA Serdadu dengan skor 1-0, sekaligus memastikan langkah ke partai final Cluster Gold.

Pelatih Phoenix FA, Coach Yeyen, mengungkapkan bahwa keberhasilan tim tidak lepas dari strategi yang telah dipersiapkan secara matang dan terukur.
“Kami sejak awal sudah menyiapkan strategi yang menyesuaikan dengan karakter anak-anak. Di fase grup kami jadikan sebagai bahan evaluasi, lalu di babak knock out kami bermain lebih disiplin, fokus pada pertahanan yang rapat dan memaksimalkan serangan balik. Anak-anak mampu menjalankan instruksi dengan sangat baik.
Ia juga menambahkan bahwa kunci utama keberhasilan tim adalah kekompakan dan mental bertanding yang terus meningkat di setiap laga.

“Yang paling penting adalah mental mereka. Anak-anak tidak takut menghadapi tim mana pun. Mereka bermain berani, percaya diri, dan itu yang membuat permainan kami semakin berkembang hingga bisa mencapai final,” tambahnya.
Di partai puncak, Phoenix FA menghadapi Negaroa FA. Pertandingan berlangsung sengit, namun Phoenix FA harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah tipis 1-0.
Meski demikian, hasil ini tetap menjadi pencapaian luar biasa. Phoenix FA berhasil membuktikan bahwa tim muda dengan persiapan matang dan kerja keras mampu bersaing di level internasional.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi Lombok Barat, di mana Phoenix FA hadir sebagai tim baru yang langsung mampu mengharumkan nama daerah di ajang Bali7s 2026.
Prestasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Phoenix FA untuk terus berkembang dan mencetak generasi pesepak bola muda yang siap bersaing di level yang lebih tinggi di masa depan.

Redaksi
Penulis.