Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendah dalam Sepekan di Tengah Kekhawatiran Inflasi

24 Apr 2026 • 09:21 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Harga emas dunia tertekan dan turun ke level terendah dalam sepekan pada penutupan perdagangan Kamis, 23 April 2026. Pelemahan ini terjadi di tengah kombinasi ketegangan geopolitik dan ekspektasi suku bunga tinggi yang masih membayangi pasar.

Mengutip Reuters, harga emas spot merosot 0,9 persen ke posisi 4.697,06 dolar AS per ons. Dalam sesi perdagangan, harga emas bahkan sempat turun lebih dari 1 persen hingga menyentuh 4.663,69 dolar AS per ons.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Juni ditutup melemah 0,6 persen menjadi 4.724 dolar AS per ons.

Tekanan pada emas dipicu memanasnya situasi antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz yang mendorong harga minyak Brent menembus di atas 100 dolar AS per barel. Lonjakan harga energi memicu kekhawatiran inflasi baru, yang berpotensi membuat Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Kondisi tersebut mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai, terlebih karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil.

Tekanan juga datang dari penguatan dolar AS serta kenaikan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam sepekan. Di sisi lain, logam mulia lain ikut terkoreksi tajam. Harga perak turun 2,7 persen, platinum melemah 3,2 persen, dan paladium anjlok 5 persen.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya