Link Video Viral Bu Guru Bahasa Inggris dan Muridnya Bertebaran, Warga Diminta Waspada Phishing
Warta Mataram – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan kemunculan konten bertajuk “link video viral bu guru bahasa Inggris dan muridnya” yang ramai diburu netizen di TikTok hingga X pada Jumat (15/5/2026). Pencarian terkait video tersebut bahkan mendominasi lini masa, terutama setelah banyak akun anonim menyebarkan potongan gambar dan tautan mencurigakan yang diklaim berisi rekaman lengkap berdurasi enam menit.
Fenomena ini memicu kekhawatiran publik sekaligus perhatian dari pengamat keamanan siber. Pasalnya, banyak tautan yang beredar justru diduga menjadi modus phishing dan penyebaran malware untuk mencuri data pribadi pengguna internet.
Narasi yang berkembang menyebut sosok guru bahasa Inggris tersebut terekam dalam situasi kontroversial bersama seorang murid. Namun hingga kini, keaslian video masih menjadi perdebatan di kalangan netizen. Banyak pengguna media sosial mempertanyakan apakah video guru bahasa Inggris viral tersebut benar-benar nyata atau hanya konten settingan demi mendulang viralitas.
Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah penggunaan perangkat audio berupa clip-on atau mikrofon kecil yang terlihat jelas di dalam video. Netizen ramai mempertanyakan “kenapa guru viral pakai mic kecil” jika rekaman tersebut disebut-sebut terjadi secara spontan atau tidak sengaja.
Penggunaan mikrofon eksternal dinilai menjadi indikasi kuat bahwa video tersebut kemungkinan telah dipersiapkan sebelumnya. Dalam banyak kasus, video settingan di TikTok memang kerap menggunakan alat audio profesional agar hasil rekaman terdengar lebih jelas dan menarik perhatian penonton.
Di sisi lain, beredarnya link video guru viral TikTok juga disinyalir dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Dilansir dari Radar Solo, tautan yang dibagikan secara masif di kolom komentar dapat mengarah ke situs berbahaya yang berpotensi mencuri akun media sosial hingga data login pengguna.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak sembarangan mengklik link yang belum jelas sumbernya. Selain berisiko terkena phishing, beberapa tautan juga diduga meminta pengguna mengunduh aplikasi tertentu yang telah disusupi malware berbahaya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
