Bursa Asia Melemah Dipimpin Koreksi Pasar Korea Selatan
WARTAMATARAM.COM – Bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026, dengan pasar Korea Selatan memimpin penurunan setelah aksi jual saham-saham teknologi global yang terkait kecerdasan buatan (AI).
Mengutip CNBC International, indeks Kospi Korea Selatan merosot lebih dari 4 persen dan menjadi penurunan terdalam di kawasan. Saham-saham teknologi berkapitalisasi besar menjadi penekan utama pasar, terutama Samsung Electronics yang turun sekitar 6 persen serta SK Hynix yang anjlok hampir 8 persen. Indeks Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil juga terkoreksi sekitar 2,4 persen.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun sekitar 1,1 persen seiring melemahnya saham-saham teknologi global. Tekanan serupa juga terlihat di Australia, ketika indeks S&P/ASX 200 melemah sekitar 0,2 persen.
Pasar Hong Kong turut menunjukkan sentimen negatif. Kontrak berjangka Hang Seng diperdagangkan di bawah posisi penutupan sebelumnya, menandakan potensi pembukaan yang lebih lemah. Sementara itu, indeks Shanghai Composite di China bergerak relatif datar dengan penurunan tipis.
Pelemahan di bursa Asia terjadi setelah saham-saham teknologi di Wall Street berada di bawah tekanan pada perdagangan sebelumnya. Aksi jual dipicu anjloknya saham Broadcom lebih dari 12 persen setelah laporan keuangannya dinilai mengecewakan investor. Kondisi itu mendorong pengurangan posisi pada saham-saham yang selama ini menjadi motor reli AI global.
Selain faktor teknologi, investor juga masih mencermati ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Sinyal yang beragam dari proses negosiasi untuk mengakhiri konflik membuat pelaku pasar memilih lebih berhati-hati, terutama karena ketegangan tersebut turut mendorong harga energi dan meningkatkan risiko terhadap perekonomian global.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
