I.League Siapkan Dua Trofi jika Persib dan Borneo FC Sama-sama Berpeluang Juara di Pekan ke-34

14 May 2026 • 10:17 iMedia

WARTAMATARAM.COM – I.League menyiapkan dua trofi untuk mengantisipasi kemungkinan Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama masih berpeluang menjadi juara BRI Super League 2025/2026 hingga pekan ke-34.

Langkah tersebut disiapkan karena persaingan di papan atas masih sangat ketat. Meski demikian, Persib saat ini memiliki keuntungan dalam perebutan posisi puncak klasemen sementara karena unggul head to head atas Borneo FC, yakni 3-1 dan 1-1.

Pada pekan ke-33, Persib akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie pada Minggu (17/5). Pada hari yang sama, Borneo FC dijadwalkan bertandang ke Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Memasuki pekan terakhir, Persib akan menjamu Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5). Di waktu yang sama, Borneo FC akan menghadapi Malut United.

Direktur Utama I.League, Asep Saputra, menyebut situasi tersebut menjadi salah satu daya tarik kompetisi musim ini karena peluang juara belum bisa dipastikan lebih cepat.

“Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di BRI Super League 2025/2026. Kompetitif sekali, sampai sekarang kita melihat dua tim, bahkan betul-betul belum bisa diprediksi,” ujar Asep, Rabu (13/5).

Asep menjelaskan, jadwal pekan ke-34 memang dirancang dengan mempertimbangkan peluang juara dan degradasi yang masih mungkin berubah hingga akhir musim.

“Pastikan kita sudah merilis jadwal di pekan 34, ada tujuh pertandingan bersamaan di tanggal 23, dan ada dua pertandingan lebih awal karena secara teknis hitung-hitungannya memang sudah tidak lagi menentukan, baik untuk juara maupun posisi degradasi,” katanya.

Menurut Asep, menyiapkan trofi di dua lokasi bukan hal yang aneh dalam dunia sepak bola. Situasi serupa pernah terjadi di Indonesia maupun di sejumlah liga besar Eropa seperti Premier League.

“Seperti apa kondisinya ya tentu menjadi sebuah konsekuensi buat kita. Di mana pialanya? Ya kita akan siap di dua tempat kalau sampai pekan 33 masih belum ketahuan,” lanjutnya.

Ia menegaskan, ketatnya persaingan hingga pekan terakhir justru menunjukkan kualitas kompetisi yang berjalan kompetitif dan menarik.

“Dan memang ini juga bukan hal yang baru. Saya pikir juga kan tahun 2018 pernah terjadi, sampai terakhir LIB waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta. Premier League juga sama. Jadi saya pikir inilah memang sisi lain menariknya sebuah kompetisi yang kompetitif,” pungkas Asep.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya