Pengusaha dan Profesional Sambut Baik Rencana Substitusi LPG ke CNG
WARTAMATARAM.COM – Pemerintah tengah mengkaji pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai substitusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk mengurangi ketergantungan impor energi.
Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai 8,6 juta ton per tahun. Sementara itu, produksi domestik baru berada di kisaran 1,6 juta hingga 1,7 juta ton per tahun. Kondisi tersebut menyebabkan defisit impor sekitar 7 juta ton per tahun.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Liquid & Compressed Natural Gas Indonesia (APLCNGI), Dian Kuncoro, menyebut harga CNG berpotensi lebih murah 10 hingga 30 persen dibandingkan LPG. Menurut dia, harga CNG untuk kebutuhan industri berada di kisaran Rp8.000-Rp10.000 per meter kubik, sedangkan untuk kebutuhan komersial sekitar Rp11.000-Rp15.000 per meter kubik.
Meski demikian, ia menilai tantangan utama terletak pada kesenjangan infrastruktur, mulai dari jaringan pipa, mother station, hingga logistik penyaluran.
Sementara itu, Ketua Umum Aspebindo, Anggawira, menilai substitusi LPG ke CNG tidak akan berjalan secara alamiah tanpa dukungan kebijakan pemerintah, termasuk reformasi perizinan dan pemberian insentif yang nyata.
Di sisi lain, Ketua Umum Ikatan Ahli Perpipaan Migas Indonesia (IAPMIGAS), Rosa Permata Sari, menyatakan program tersebut sejalan dengan kompetensi inti organisasinya. Ia menegaskan IAPMIGAS siap berperan aktif dalam mendukung implementasi kebijakan itu.
“Program substitusi LPG ke CNG adalah program yang erat kaitannya dengan infrastruktur. Dan itulah tepat ranah keahlian IAPMIGAS sebagai wadah bagi Subject Matter Expert (SME) profesional perpipaan dan beyond pipeline, kami siap mengambil peran aktif,” ujar Rosa.
Ia menambahkan, peran IAPMIGAS dapat mencakup penyusunan standar teknis, sertifikasi sumber daya manusia ahli, hingga pemberian rekomendasi kebijakan berbasis penilaian ahli.
“Kemandirian energi nasional hanya bisa terwujud jika fondasinya dibangun dengan standar terbaik dan tepat. IAPMIGAS hadir untuk memastikan itu,” tegasnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
