Prabowo Dinilai Hadapi Beban Pejabat Warisan Jokowi yang Bermasalah
WARTAMATARAM.COM – Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang kemudian berlanjut ke proses hukum dinilai sebagai langkah yang tepat. Langkah itu disebut penting untuk memperbaiki tata kelola lembaga yang tengah menjadi sorotan publik.
Pengamat Ekonomi Sosial Nurmadi H. Sumarta menilai, Dadan Hindayana diduga merupakan orang kepercayaan Presiden Joko Widodo dan sejak 19 Agustus 2024 dipercaya mengurus BGN dengan sejumlah kebijakan yang dipersoalkan.
“Banyak pejabat, menteri warisan Jokowi yang bermasalah secara hukum dan tidak kompeten dan menjadi sandera Prabowo,” kata Nurmadi kepada RMOL, Jumat 5 Juni 2026.
Menurut dia, indikasi penyimpangan yang dilakukan Dadan Hindayana dan jajaran sudah terlihat jelas, bahkan bagi masyarakat umum maupun aparat penegak hukum. Ia mencontohkan sejumlah pengadaan yang dinilai tidak relevan dengan program pangan dan gizi.
“Misalnya pengadaan motor listrik, tablet, seragam, sepatu, kaos kaki, EO, alat makan yang di-mark up. Semuanya tidak terkait pangan dan gizi,” ujarnya.
Nurmadi juga menyoroti ketimpangan sosial terhadap mitra MBG serta kenaikan harga kebutuhan yang ikut memicu sorotan publik. Menurutnya, persoalan tersebut sudah ramai dibicarakan di ruang publik dan media sosial.
Ia menambahkan, anehnya Kementerian Keuangan bisa lolos dari pembelanjaan yang dinilai tidak masuk akal tersebut. Selain itu, pengawasan DPR disebutnya juga lemah.
“Bahkan pengawasan DPR lemah, bahkan seolah nihil,” kata Nurmadi.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
