Kolaborasi Internasional untuk Penguatan Literasi di NTB
Warta Mataram – Bulan Ramadhan kali ini menjadi momen penting bagi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperkuat kerjasama internasional dalam bidang literasi. Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, bersama Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Zhang Zhisheng, menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan akses pengetahuan bagi generasi muda.
Dalam sambutannya, Zhang Zhisheng menyampaikan bahwa pengetahuan merupakan ‘makanan’ bagi pikiran yang memiliki potensi untuk mengatasi kemiskinan secara menyeluruh. Ia juga menceritakan sejarah China yang berhasil meningkatkan tingkat literasi dari kurang dari 10% menjadi hampir merata, berkat kerja keras para pendidik.
“Satu-satunya cara untuk mengangkat orang dari kemiskinan adalah dengan memberikan mereka pengetahuan. Meskipun uang bisa membeli makanan, setelah uang itu habis, mereka akan kembali kesulitan. Dengan pengetahuan, mereka bisa membangun kehidupan mereka sendiri,” kata Zhang.
Dia juga menekankan pentingnya harmoni kehidupan umat Muslim di China, yang didukung oleh lebih dari 40.000 masjid, sebagai bentuk kedekatan budaya dengan masyarakat Indonesia.
Melanjutkan hal tersebut, Sinta Agathia M Iqbal memberikan apresiasi atas dukungan moral yang diberikan oleh Konjen RRT kepada para relawan literasi. Ia berharap kolaborasi ini dapat berkembang lebih strategis, terutama dalam mendukung gerakan literasi yang digerakkan oleh anak muda di NTB.
“Dengan adanya dukungan dari teman-teman Konjen China di Denpasar, kami berharap semangat kami dalam bergerak akan semakin meningkat. Kami ingin menceritakan kepada Mr. Zhang tentang berbagai inisiatif yang kami jalankan, sehingga di masa mendatang, kerjasama di bidang literasi dapat terjalin,” ungkap Sinta.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Ashari, SH., MH. pun menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan Bunda Literasi, NTB telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. NTB menjadi satu-satunya provinsi yang menyelenggarakan Kemah Literasi, yang juga diikuti dengan pengukuhan Bunda Literasi Desa se-NTB untuk menggerakkan kreativitas hingga ke basis masyarakat.
Acara ini juga diwarnai dengan pembagian paket buku secara simbolis kepada perwakilan dari 16 komunitas relawan literasi di Pulau Lombok, yang menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai peluang kolaborasi dalam teknologi dan pendidikan.
Pihak Dinas Perpustakaan sangat menyambut baik rencana dukungan dari Konsulat China untuk pengembangan Perpustakaan NTB ke depan, guna meningkatkan minat baca masyarakat di seluruh provinsi.
Sinta Agathia juga berharap agar gerakan ini tidak hanya terbatas di Pulau Lombok, tetapi juga menjangkau rekan-rekan relawan di Pulau Sumbawa untuk membangun ekosistem literasi yang merata.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
