Polisi Sapa Pelajar SLBN 3 Mataram dengan Edukasi Lalu Lintas

19 Apr 2026 • 07:01 Redaksi

Warta Mataram – Pagi yang berbeda menyambut siswa-siswi SLBN 3 Mataram pada hari Jumat, 17 April 2026. Dalam upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengadakan program Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB mulai pukul 08.00 WITA dan mengusung pendekatan yang santai dan interaktif. Tujuannya agar para siswa dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan.

Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.H., S.I.K., M.H., selaku Kepala Bidang Humas Polda NTB menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini, personel Ditlantas mengenalkan berbagai aspek dasar lalu lintas kepada para pelajar.

“Kami memperkenalkan elemen-elemen dasar seperti rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, dan lampu pengatur lalu lintas. Selain itu, kami menjelaskan peran polisi di jalan raya dengan bahasa yang mudah dipahami,” ungkap Kombes Kholid.

Lebih jauh, siswa juga mendapatkan pengetahuan tentang keselamatan berkendara atau safety riding. Materi yang diajarkan mencakup cara berkendara yang aman, baik sebagai pengendara maupun penumpang sepeda motor.

“Kami juga menjelaskan tentang sepeda listrik yang kian populer. Penting untuk selalu waspada dan mematuhi aturan demi keselamatan,” tambahnya.

Kegiatan ini tak hanya terbatas pada edukasi lalu lintas. Polda NTB juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan penting lainnya, seperti pencegahan bullying, bahaya kendaraan odong-odong, dan pentingnya melaporkan kasus kekerasan seksual.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak dari mereka bersemangat mengangkat tangan untuk bertanya, baik tentang aturan lalu lintas maupun pengalaman mereka sehari-hari di jalan.

Kombes Kholid menekankan bahwa edukasi sejak dini merupakan langkah strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. “Kami berharap anak-anak dapat menjadi pelopor keselamatan bagi diri sendiri dan lingkungan mereka. Kesadaran berlalu lintas harus dipupuk secara kolektif untuk menciptakan ketertiban dan keamanan,” tuturnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan akrab. Diharapkan, melalui program ini, generasi muda dapat lebih peduli terhadap keselamatan di jalan dan berkontribusi dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya