Muscab PKB Jakarta Timur Jadi Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kinerja Pemprov DKI

20 Apr 2026 • 02:14 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Jakarta Timur menjadi ajang konsolidasi internal sekaligus ruang penyampaian kritik terhadap kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan yang digelar di Fave Hotel, Cililitan, Sabtu, 18 April 2026, dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Ketua DPW PKB Jakarta H. Hasbiallah Ilyas, Sekwil DPW PKB Jakarta H. Mohammad Fauzi, Wakil Ketua DPP PKB Dita Indah Sari, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPC PKB Jakarta Timur M. Fuadi Luthfi menegaskan bahwa Jakarta membutuhkan pemerintah yang sigap, cepat tanggap, dan responsif terhadap keluhan warga.

Menurut Fuadi, Muscab bukan sekadar agenda rutin penataan struktur partai, melainkan juga momentum untuk merumuskan arah politik Jakarta yang lebih solutif. Ia menilai masih banyak persoalan yang harus ditangani secara serius oleh Pemprov DKI.

“PR Pemprov DKI masih sangat kompleks. Mulai dari sampah, kemacetan, kemiskinan, hingga infrastruktur. Semua harus diselesaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” kata Fuadi.

Sebagai anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Fuadi mengaku kerap menerima laporan langsung dari warga, mulai dari jalan berlubang, saluran air mampet, hingga pohon rimbun yang berpotensi tumbang. Ia menyebut, sejumlah laporan bahkan tertahan di birokrasi.

“Ada yang harus menunggu sampai tiga minggu hanya untuk penanganan penopingan pohon, dengan alasan alat terbatas,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong Pemprov DKI menambah armada penopingan pohon agar penanganan risiko saat musim hujan bisa dilakukan lebih cepat.

Di hadapan Rano Karno yang juga kader PDIP, Fuadi turut menyinggung relasi historis PKB dan PDIP. Ia menyebut PKB selama ini identik sebagai representasi kaum santri, sementara PDIP dikenal sebagai representasi kaum abangan. Menurutnya, jika dua kekuatan itu disatukan, akan lahir solusi besar bagi Jakarta.

Fuadi juga menyoroti capaian PKB pada Pemilu 2024 sebagai titik balik kebangkitan partai di Jakarta. Saat ini, PKB mengamankan 10 kursi di DPRD DKI Jakarta, jumlah tertinggi sepanjang sejarah partai tersebut di ibu kota.

“Ke depan, target kita jelas: naik dua kali lipat,” ucapnya optimistis.

Di Jakarta Timur, PKB kini memiliki tiga anggota legislatif yang disebut siap menjadi motor penggerak sinergi dengan Pemprov DKI.

Meski menyampaikan kritik, Fuadi menegaskan PKB tetap berkomitmen mendukung program strategis Pemprov DKI Jakarta. Ia menilai sikap kritis yang disampaikan merupakan bagian dari kontribusi untuk mempercepat solusi atas persoalan warga.

“Pengabdian PKB itu serius. Tapi jangan lupa, meninggalkan PKB berarti meninggalkan sejarah,” pungkasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya