Wall Street Bergerak Lesu Saat Euforia AI Mulai Melemah
WARTAMATARAM.COM – Bursa saham Amerika Serikat bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026, waktu AS, seiring investor mencermati tanda-tanda melambatnya euforia kecerdasan buatan (AI) setelah kinerja Broadcom dinilai mengecewakan pasar.
Pada penutupan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,73 persen dan mencetak rekor penutupan tertinggi baru. Sementara itu, S&P 500 naik 0,41 persen. Berbeda dengan dua indeks tersebut, Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi justru turun tipis 0,09 persen.
Tekanan terhadap pasar terutama datang dari pelemahan sektor teknologi, khususnya saham produsen chip. Saham Broadcom anjlok lebih dari 12 persen setelah hasil kinerjanya dianggap tidak memenuhi ekspektasi investor yang sebelumnya berharap permintaan chip AI akan terus meningkat. Kondisi ini turut menyeret indeks semikonduktor Philadelphia (SOX) turun 2,2 persen.
Meski sektor teknologi melemah, penguatan saham di sektor kesehatan dan keuangan membantu menopang pergerakan pasar secara keseluruhan. Dukungan dari dua sektor tersebut membuat S&P 500 mampu berbalik menguat setelah sempat bergerak di zona merah pada awal perdagangan.
Di pasar komoditas, harga minyak dunia turun hampir 3 persen ke sekitar 95 dolar AS per barel setelah muncul harapan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Penurunan harga minyak ini ikut membantu mengurangi kekhawatiran investor terhadap tekanan inflasi dan risiko perlambatan ekonomi global.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
