JK Tolak Permintaan Rismon untuk Bertemu Bersama Tujuh Orang

19 Apr 2026 • 13:50 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan bahwa dirinya sempat dimintai waktu untuk bertemu oleh pihak yang terkait dalam perkara dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Hal itu disampaikan JK saat konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya IV Nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 April 2026. Dalam kesempatan itu, JK menunjukkan isi percakapan melalui seorang rekan bernama Arief yang berisi permintaan pertemuan dari Rismon Sianipar.

JK mengatakan Rismon ingin datang bersama tujuh orang lainnya. Namun, permintaan tersebut ditolak. “Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang. Saya tidak terima, minta waktu nanti ditampilkan WhatsApp-nya. Oleh temannya, saya tolak,” ujar JK.

Ia juga menyebut Rismon berencana menyerahkan buku berjudul Gibran Endgame. Menurut JK, permintaan itu tetap tidak ia terima meski disebut akan datang dengan sejumlah orang pendamping.

JK menegaskan sikapnya untuk tetap menjaga netralitas di tengah isu yang berkembang.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya