Menwa Dinilai Perlu Direvitalisasi sebagai Pilar Pembinaan Bela Negara

07 May 2026 • 07:46 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Rasminto menilai Resimen Mahasiswa (Menwa) perlu direvitalisasi agar kembali berfungsi sebagai pilar pembinaan bela negara di lingkungan kampus. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Sinergisitas Kementerian/Lembaga terkait pembinaan Resimen Mahasiswa yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di Hotel Salak The Heritage, Bogor, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurut Rasminto, dinamika global seperti disrupsi digital, krisis identitas, dan polarisasi sosial telah memengaruhi kualitas karakter generasi muda. Karena itu, ia menilai pendekatan pendidikan konvensional sudah tidak memadai untuk membentuk karakter mahasiswa secara utuh.

“Dibutuhkan ruang praksis yang mampu membentuk karakter secara utuh, dan Menwa memiliki posisi strategis sebagai kawah candradimuka bagi mahasiswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Menwa tidak hanya berfungsi sebagai wadah kedisiplinan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan solidaritas, kepemimpinan, dan ketahanan mental mahasiswa dalam menghadapi tekanan sosial maupun perubahan zaman.

Secara historis, lanjut Rasminto, Menwa memiliki akar panjang sejak awal kemerdekaan dan terus bertransformasi mengikuti dinamika politik serta sistem pendidikan nasional. Dalam konteks saat ini, Menwa perlu ditempatkan sebagai organisasi pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian masyarakat berbasis nilai kebangsaan.

Rasminto juga menilai Menwa merupakan bagian dari ekosistem bela negara yang memiliki dasar konstitusional kuat. Ia merujuk pada UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara serta UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Meski demikian, ia mengkritisi lemahnya payung hukum operasional dalam pembinaan Menwa. Menurutnya, regulasi yang ada, termasuk Kesepakatan Bersama 4 Menteri tahun 2014, belum cukup implementatif karena belum memiliki standar nasional yang jelas, pendanaan yang konsisten, dan koordinasi lintas sektor yang kuat.

“Kita perlu ingat bahwa Menwa bukanlah alat politik kampus maupun bentuk militerisasi mahasiswa, melainkan wadah pembinaan karakter kebangsaan yang humanis dan konstitusional,” tegasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya