Shivon Zilis Ungkap Kisah Memiliki Empat Anak dari Donasi Sperma Elon Musk

10 May 2026 • 00:07 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Mantan anggota dewan OpenAI, Shivon Zilis, mengungkap kisah pribadinya terkait hubungan yang tak biasa dengan Elon Musk hingga memiliki empat anak bersama sang miliarder.

Pengakuan itu disampaikan Zilis saat bersaksi di pengadilan federal Oakland dalam perkara gugatan Musk yang berupaya membatalkan perubahan OpenAI menjadi perusahaan berorientasi laba.

Dalam persidangan, Zilis menjelaskan bahwa fokus keterangannya berkaitan dengan keterlibatannya dalam pembicaraan awal soal rencana transisi OpenAI. Ia juga memaparkan bagaimana dirinya mulai dekat dengan Musk ketika masih menjabat sebagai penasihat OpenAI.

“Saya masih sangat ingin menjadi seorang ibu dan Elon memberikan tawaran pada saat itu dan saya pun menerimanya,” ujar Zilis. Ia menambahkan, Musk pada 2020 menawarkan diri untuk mendonasikan sperma.

“Ia kala itu terus mendorong orang-orang di sekitarnya memiliki anak, dan ia menyadari saya belum punya. Ia pun menawarkan mendonorkan spermanya,” kata Zilis, dikutip dari BBC.

Zilis dikenal sebagai investor ventura di Silicon Valley dan pernah bekerja di sejumlah perusahaan milik Musk, termasuk Tesla dan Neuralink. Ia bergabung dengan OpenAI sebagai penasihat pada 2016, tidak lama setelah perusahaan itu berdiri, dan dari situ pertama kali mengenal Musk.

Karena pernah terlibat di OpenAI dan di berbagai perusahaan Musk, Zilis menjadi saksi penting dalam persidangan. Tim kuasa hukum OpenAI menduga ia membocorkan informasi perusahaan kepada Musk setelah sang miliarder keluar dari OpenAI pada 2018.

Zilis mengakui pernah menjalin hubungan asmara singkat dengan Musk sekitar satu dekade lalu. Namun, ia menegaskan tidak ada hubungan romantis pada 2020, saat Musk menawarkan diri untuk menjadi ayah biologis anak-anaknya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat itu dirinya tengah menghadapi persoalan kesehatan yang memengaruhi rencana hidupnya. Sebelumnya, Zilis berencana membangun keluarga secara konvensional, yakni menikah dan memiliki anak bersama pasangan.

Awalnya, Zilis dan Musk sepakat menjaga rapat status Musk sebagai ayah biologis anak-anaknya. Namun kini, Musk disebut terlibat aktif dalam kehidupan keempat anak mereka, dengan menghabiskan waktu bersama selama beberapa jam setiap pekan.

Zilis mengatakan kesepakatan kerahasiaan itu pula yang membuatnya tidak memberitahu CEO OpenAI Sam Altman bahwa anak kembar yang ia lahirkan pada 2021 adalah anak Musk. Ia baru mengungkapkannya pada tahun berikutnya, setelah mengetahui laporan media mengenai status Musk sebagai ayah biologis akan diterbitkan.

Meski demikian, Altman dan Presiden OpenAI Greg Brockman disebut tetap ingin Zilis berada di jajaran direksi perusahaan. Brockman menyatakan mereka memercayai Zilis untuk menjaga konflik terkait Musk tetap terkendali. Zilis kemudian mundur dari dewan OpenAI pada Maret 2023, bertepatan dengan peluncuran xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Musk yang menjadi pesaing ChatGPT.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya