Viral Video Mahasiswa PNJ Ciuman Sesama Pria Jadi Sorotan Usai Viral di Kampus

05 Jun 2026 • 10:03 Redaksi

Seorang mahasiswa di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya bersama seorang pria beredar luas di media sosial. Peristiwa yang terjadi di area kampus tersebut memicu berbagai reaksi dari mahasiswa dan menjadi bahan perbincangan di lingkungan akademik.

Mahasiswa yang diketahui berinisial AZ itu disebut merupakan mahasiswa Program Studi Administrasi Niaga angkatan 2025. Insiden tersebut terjadi di salah satu area selasar perpustakaan kampus pada Selasa, 2 Juni 2026.

Menurut informasi yang beredar, kejadian itu pertama kali diketahui oleh sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar lokasi. Situasi tersebut kemudian direkam menggunakan telepon genggam dan videonya mulai menyebar di berbagai platform media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, AZ terlihat sedang bersama seorang pria yang diketahui bukan merupakan mahasiswa PNJ. Video tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu berbagai komentar dari warganet maupun mahasiswa kampus.

Setelah kejadian tersebut diketahui oleh pihak kampus dan mahasiswa lainnya, AZ bersama pria yang bersangkutan kemudian diamankan untuk dimintai keterangan. Pada malam harinya, keduanya hadir dalam sebuah forum yang melibatkan mahasiswa, pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta pihak kampus.

Dalam kesempatan tersebut, AZ memberikan penjelasan terkait kronologi perkenalannya dengan pria tersebut hingga akhirnya terjadi peristiwa yang menjadi perhatian banyak pihak. Penjelasan itu disampaikan secara terbuka di hadapan peserta yang hadir.

Suasana menjadi semakin emosional ketika orang tua AZ turut hadir untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf. Dalam kesempatan itu, orang tua AZ mengaku merasa sangat terpukul atas kejadian yang melibatkan anaknya.

Di hadapan mahasiswa dan pihak kampus, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi akibat peristiwa tersebut. Bahkan, ia mengaku siap menerima segala keputusan yang nantinya diambil oleh pihak kampus terkait status akademik anaknya.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan sikap terbuka keluarga dalam menghadapi proses yang sedang berlangsung. Banyak mahasiswa yang hadir terlihat memperhatikan jalannya penyampaian permintaan maaf tersebut dengan serius.

Kasus ini kemudian memunculkan berbagai tanggapan dari kalangan mahasiswa. Sebagian mahasiswa menilai bahwa tindakan yang terjadi di lingkungan kampus tersebut telah menimbulkan kontroversi dan memengaruhi citra institusi pendidikan.

Selain itu, beberapa mahasiswa juga menyampaikan harapan agar kampus dapat menangani persoalan tersebut sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Mereka menilai bahwa setiap pelanggaran tata tertib maupun etika kampus perlu diselesaikan melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan.

Hingga saat ini, pihak kampus disebut masih melakukan proses penanganan dan evaluasi terkait kasus tersebut. Keputusan mengenai bentuk sanksi yang akan diberikan masih menunggu hasil proses yang sedang berlangsung sesuai dengan regulasi kemahasiswaan yang berlaku di lingkungan PNJ.

Sementara itu, video yang beredar masih menjadi bahan diskusi di media sosial. Banyak pengguna internet memberikan beragam pendapat terkait kejadian tersebut. Namun demikian, berbagai pihak mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan tidak menyebarkan konten yang dapat memperkeruh situasi.

Kasus yang melibatkan mahasiswa PNJ ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di lingkungan kampus tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik, tetapi juga menyangkut etika, tata tertib, dan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas pendidikan.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya