Teluk Saleh Resmi Jadi Kawasan Konservasi untuk Pariwisata Berkelanjutan

10 May 2026 • 09:30 iMedia

Warta Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengambil langkah penting dengan menetapkan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi. Langkah ini bertujuan untuk mengarahkan pembangunan sektor pariwisata yang lebih fokus pada perlindungan ekosistem, daripada sekadar mengejar keuntungan jangka pendek.

Pencabutan keputusan ini diatur dalam Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-196 Tahun 2026, yang mengatur tentang pencadangan kawasan konservasi serta perlindungan hiu paus di perairan Teluk Saleh. Penetapan ini merupakan tanda nyata perubahan dalam pendekatan pembangunan kawasan, di mana konservasi menjadi prioritas utama dan aktivitas ekonomi serta pariwisata harus mematuhi batasan yang ditetapkan oleh daya dukung lingkungan.

Dr. H. Ahsanul Khalik, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB serta Juru Bicara Pemprov NTB, menjelaskan bahwa kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kekuatan ekosistem. “Teluk Saleh tidak dibangun dari eksploitasi, tetapi dari perlindungan ekosistemnya. Di situlah letak daya saing dan keberlanjutan kawasan ini,” katanya.

Kawasan dengan luas 73.165,05 hektare ini dicadangkan sebagai kawasan konservasi dengan fokus pada spesies hiu paus (Rhincodon typus). Ini mencakup perlindungan habitat yang sangat penting, termasuk area untuk makan, pembesaran, serta jalur pergerakan hiu paus sepanjang tahun.

Kebijakan Gubernur ini menggarisbawahi bahwa seluruh rencana pengembangan, termasuk studi kelayakan pariwisata, harus sesuai dengan prinsip-prinsip konservasi yang telah ditetapkan. “Studi kelayakan harus mengikuti arah kebijakan konservasi, bukan sebaliknya,” tegas pria yang akrab disapa Aka ini.

Pendekatan ini tidak hanya menjaga ekosistem, tetapi juga menjadikannya sebagai kekuatan utama dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Pemprov NTB meyakini bahwa langkah ini akan memberikan kepastian arah bagi investasi dan menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dengan fondasi konservasi yang kuat, Teluk Saleh diharapkan dapat menjadi destinasi pariwisata berbasis ekosistem yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi juga mampu bertahan dalam jangka panjang.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya