Purbaya Ingin Buktikan Proyeksi Bank Dunia soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Keliru

23 Apr 2026 • 09:24 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan membuktikan proyeksi Bank Dunia terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilainya terlalu rendah.

Hal itu disampaikan Purbaya usai bertemu perwakilan Bank Dunia di Amerika Serikat pekan lalu untuk membahas rilis laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026.

Dalam laporan tersebut, Bank Dunia memperkirakan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 4,7 persen pada 2026, atau turun tipis dari proyeksi sebelumnya sebesar 4,8 persen.

“Ada yang bilang pertumbuhan kita cuma 4,7 persen, itu World Bank kan ya. Begitu ketemu di sana, dia minta maaf karena di-publish sebelum diskusi dengan bosnya di sana,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 21 April 2026.

Alih-alih meminta revisi angka, Purbaya memilih untuk menunjukkan bahwa proyeksi tersebut bisa meleset.

“China marah (kepada Bank Dunia), kita enggak marah. Saya bilang ‘forecast-nya terlalu rendah’. ‘Jadi gimana, kita revisi enggak?’ ‘Nggak usah, saya akan buktikan bahwa kamu salah’. Dia ketawa, ‘ya saya doakan juga’,” ujarnya.

Purbaya juga mengaku telah menjalankan sejumlah reformasi untuk meningkatkan penerimaan negara. Langkah itu mencakup pembenahan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), serta kementerian dan lembaga lainnya.

“Jadi saya bilang ke mereka kenapa Indonesia lebih bagus dibanding negara lain, karena kita sudah melakukan reformasi sebelum pergolakan di global itu terjadi. Sebelum perang, kita sudah perbaiki ekonominya di sini,” tandasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya