Emas Bertahan di Level Tinggi di Tengah Menguatnya Harapan Damai Timur Tengah

18 Apr 2026 • 07:53 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Kamis setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam sebulan terakhir.

Mengutip Reuters, di pasar spot emas bertahan di level 4.785,57 dolar AS per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas di AS terkoreksi tipis 0,3 persen ke posisi 4.808,30 dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 16 April 2026, atau Jumat dini hari WIB.

Stabilnya harga emas terjadi di tengah optimisme pasar terhadap kelanjutan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan ini dinilai dapat meredam gejolak harga energi sekaligus memengaruhi ekspektasi suku bunga.

Optimisme pasar juga menguat setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan gencatan senjata untuk menghentikan konflik di Lebanon. David Meger dari High Ridge Futures menilai deeskalasi konflik memberi ruang bagi Federal Reserve untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga pada masa mendatang.

Menurutnya, skenario tersebut menjadi kabar positif bagi aset tanpa imbal hasil seperti logam mulia. Saat ini, peluang pelonggaran moneter pada 2026 diperkirakan berada di angka 32 persen.

Dari sisi ekonomi AS, klaim pengangguran yang menurun menunjukkan pasar tenaga kerja masih stabil. Namun, sektor korporasi disebut tetap berhati-hati dalam melakukan ekspansi karena masih dibayangi ketegangan geopolitik.

Adapun logam mulia lainnya justru bergerak melemah. Perak spot turun 1 persen menjadi 78,29 dolar AS per ons di tengah laporan defisit struktural cadangan global.

Platinum dan paladium juga kompak terkoreksi, masing-masing turun 0,6 persen ke 2.096,20 dolar AS dan 0,7 persen ke 1.561,50 dolar AS per ons.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya