Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan Saat Selat Hormuz Kembali Ditutup Iran

20 Apr 2026 • 03:15 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu (18/4) setelah sempat membukanya selama beberapa jam. Kondisi tersebut membuat dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) masih belum dapat melintas.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di jalur pelayaran yang dinilai sangat dinamis itu.

“Kedua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4).

Ia menambahkan, PIS juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk kementerian dan otoritas berwenang, sekaligus menyiapkan perencanaan pelayaran yang aman.

Menurut Vega, prioritas utama perusahaan adalah keselamatan awak kapal serta muatan yang dibawa. PIS berharap situasi di jalur tersebut segera membaik agar Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melanjutkan pelayaran dengan aman.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyebut jalur pelayaran untuk seluruh kapal komersial di Selat Hormuz telah dibuka penuh setelah adanya kesepakatan gencatan senjata di Lebanon. Namun, militer Iran kemudian kembali menutup selat itu beberapa jam kemudian.

Militer Iran menyatakan langkah tersebut diambil karena Amerika Serikat disebut masih memblokade keluar-masuk kapal ke pelabuhan di negaranya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya