IHSG Sesi I Terkoreksi 1,06 Persen ke 6.154, Sektor Keuangan dan Infrastruktur Tertekan
WARTAMATARAM.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pertama pada Kamis, 18 Juni 2026, di zona merah. IHSG terkoreksi 1,06 persen atau turun 65,82 poin ke level 6.154,924.
Sepanjang sesi pagi, pergerakan indeks berlangsung fluktuatif. Setelah dibuka di level 6.220, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di kisaran yang sama, sebelum tertekan hingga menyentuh level terendah di 6.073.
Tekanan jual mendominasi perdagangan. Tercatat 417 saham melemah, sementara 226 saham menguat dan sisanya bergerak stagnan.
Aktivitas transaksi masih didominasi saham-saham berkapitalisasi besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar hingga penutupan sesi pertama.
Dari sisi sektoral, pelemahan paling dalam terjadi pada sektor infrastruktur yang turun 2,03 persen. Sektor keuangan menyusul melemah 1,46 persen, sedangkan sektor kesehatan turun 1,41 persen.
Meski demikian, beberapa sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Sektor bahan baku menguat 0,65 persen, disusul properti yang naik 0,40 persen, teknologi bertambah 0,11 persen, serta barang konsumsi primer yang naik tipis 0,01 persen.
Sejalan dengan pelemahan IHSG, sejumlah indeks saham unggulan juga ikut terkoreksi. Indeks LQ45 turun 1,66 persen ke level 614,847, IDX30 melemah 1,82 persen ke posisi 348,469, dan MNC36 turun 1,94 persen menjadi 272,249. Sementara itu, Jakarta Islamic Index (JII) terkoreksi 0,84 persen ke level 373,229.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
