Digitalisasi Koperasi Desa Jadi Kunci Perluasan Pasar

26 Apr 2026 • 12:45 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Pemerintah mempercepat digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. Ada tiga fokus utama yang didorong, yakni meningkatkan efisiensi usaha, mengintegrasikan rantai pasok, dan memperluas akses pasar bagi koperasi serta pelaku usaha lokal.

Penegasan itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat meninjau Koperasi Al Ittifaq di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 25 April 2026.

Menurut Meutya, digitalisasi bukan sekadar penerapan teknologi, melainkan langkah nyata untuk memperbaiki cara koperasi bekerja. “Digitalisasi harus berdampak langsung: lebih efisien, pasar makin luas, dan usaha koperasi makin kuat,” ujarnya.

Koperasi Al Ittifaq dinilai sebagai contoh praktik baik karena berhasil mengintegrasikan usaha dari hulu ke hilir, mulai dari produksi hingga distribusi. Sistem digital yang digunakan membantu perencanaan produksi lebih akurat, menjaga kualitas produk, serta mempercepat distribusi ke pasar.

Model tersebut juga membuat pasokan lebih terjaga dan meningkatkan kepercayaan mitra usaha. Pemerintah berharap praktik serupa dapat direplikasi di berbagai daerah melalui sistem manajemen berbasis digital yang mampu mengelola produksi, stok, dan distribusi secara lebih tertata dan terukur.

Selain efisiensi, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian. Pemanfaatan limbah produksi sebagai pakan ternak serta penguatan rantai pasok lokal dinilai mampu menekan biaya sekaligus meningkatkan nilai tambah. Pendekatan ini diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Untuk mempercepat implementasi, pemerintah mendorong kolaborasi antara koperasi yang sudah maju dengan KDMP di berbagai daerah. Skema ini penting untuk mempercepat transfer pengetahuan dan memperkuat kelembagaan koperasi.

Peran generasi muda juga disebut krusial. Pelajar, khususnya dari sekolah menengah kejuruan, diharapkan ikut terlibat dalam digitalisasi koperasi, mulai dari pengelolaan teknologi hingga inovasi model bisnis.

“Strateginya adalah memperluas praktik baik yang sudah terbukti. Koperasi yang kuat akan menjadi fondasi ekonomi yang tangguh,” kata Meutya.

Di tengah dinamika global yang memengaruhi stabilitas ekonomi dan pangan, penguatan koperasi berbasis digital dipandang sebagai langkah strategis. Transformasi ini diharapkan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Melalui digitalisasi KDMP, pemerintah menargetkan terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang inklusif, efisien, dan berdaya saing, sekaligus menjadi penggerak utama ekonomi rakyat secara berkelanjutan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya