Bagas/Putra Tersingkir di Babak Pertama Thailand Open 2026, Akui Banyak Pelajaran Berharga

14 May 2026 • 10:04 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Pasangan ganda putra Indonesia, Bagas Maulana dan Muh Putra Erwiansyah, harus terhenti di babak pertama Thailand Open 2026. Mereka kalah dari unggulan teratas asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dalam laga tiga gim yang berlangsung ketat.

Bagas/Putra sempat memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya menyerah. Kekalahan itu terjadi setelah mereka kehilangan momentum, terutama pada gim penentuan, saat lawan tampil lebih dominan sejak awal pertandingan.

Bagas mensyukuri laga debut mereka di turnamen level atas tersebut dapat diselesaikan tanpa cedera. Ia menilai permainan pada gim pertama sudah cukup baik, meski akhirnya lawan mampu membalikkan keadaan. Menurutnya, servis flick Shetty menjadi salah satu senjata yang sangat menyulitkan.

“Pertama, kami tetap mengucap syukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Tadi di gim pertama sudah mengusahakan agar mainnya enak dahulu karena ini debut kami. Sebenarnya sudah cukup baik, tetapi mereka membalikkan keadaan. Servis flick Shetty sangat menyulitkan, sangat berbahaya,” kata Bagas, dikutip dari keterangan tertulis PBSI.

Pada gim pertama, pasangan Indonesia tampil cukup solid, namun gagal menjaga keunggulan di poin-poin akhir. Mereka kemudian bangkit pada gim kedua dan bermain lebih tenang hingga menang tipis 23-21 untuk menyamakan kedudukan.

Sayangnya, pada gim ketiga Bagas/Putra langsung tertinggal sejak awal. Rankireddy/Shetty terus menjaga tekanan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-10.

Bagas menilai start yang buruk di gim penentuan menjadi faktor utama kegagalan mereka membalikkan keadaan. Ia menyebut hasil ini menjadi pelajaran penting bagi pasangan baru tersebut untuk terus berkembang.

“Di gim kedua kami coba lagi, sudah lebih tahu caranya dan berhasil mengambil tapi sayang di gim ketiga kami kecolongan start. Kami kalah start jadi susah untuk membalikkan keadaan. Sebagai pasangan baru, kami harus terus membenahi diri. Bagaimana saya dan Putra untuk bisa terus lebih baik. Kami saling dukung, saling menguatkan. Ini jadi pelajaran juga buat Putra main di level yang lebih tinggi, bisa merasakan seperti apa,” ujar Bagas.

Sementara itu, Putra mengaku banyak mendapatkan pengalaman berharga dari debutnya di turnamen level atas. Ia menilai masih ada banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama soal fokus dan konsistensi permainan.

“Memang berbeda main di level ini, banyak pelajaran dan pengalaman hari ini. Mas Bagas juga selalu mengingatkan bagaimana suasana dan feel-nya. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus ditingkatkan, dari fokus dan tenaganya juga,” kata Putra.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya