NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears untuk Pelatnas

WARTAMATARAM.COM – Presiden Prabowo Subianto mendukung penerapan skema anggaran multiyears untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) guna menjamin kesinambungan pembinaan atlet Indonesia.

Dukungan itu disampaikan setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memaparkan pentingnya pendanaan berkelanjutan agar program latihan atlet tidak terputus setiap tahun. NPC Indonesia menilai kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi dunia olahraga Tanah Air.

Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan skema pendanaan multiyears merupakan salah satu kunci pembinaan jangka panjang. Menurut dia, pelatnas yang berjalan tanpa jeda akan membantu atlet menjaga ritme latihan dan meningkatkan performa.

"Kita apresiasi sekali bapak Menpora Erick Thohir mengenai anggaran multiyears yang mendapat dukungan dari bapak Prabowo Subianto. Karena memang salah satu kunci pembinaan jangka panjang adalah pelatnas yang tidak terputus," kata Rima, Selasa (23/6/2026).

Rima menjelaskan, selama ini pola anggaran tahunan kerap membuat pelatnas terhenti pada akhir tahun dan baru berjalan lagi setelah anggaran berikutnya tersedia. Kondisi itu, kata dia, menyulitkan pelatih dalam menyusun program latihan yang berkesinambungan.

"Dengan adanya pelatnas yang tanpa terputus, pelatih akan dengan mudah melakukan program agar para atlet mencapai performa puncaknya. Ketika pelatnas terputus, maka pelatih akan kesulitan menentukan program para atlet untuk kembali ke performa terbaik," ujarnya.

NPC Indonesia berharap dukungan terhadap skema anggaran multiyears ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk peraturan presiden. Menurut Rima, keberadaan aturan tersebut akan melengkapi Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Dalam Perpres DBON, sejumlah cabang olahraga prioritas telah ditetapkan dengan target ambisius menembus lima besar pada ajang Olimpiade dan Paralimpiade pada 2045. Karena itu, NPC menilai tata kelola anggaran yang jelas sangat dibutuhkan agar pembinaan atlet berjalan konsisten.

"Kita berharap ada lagi nanti Perpres yang mengatur mengenai tata kelola anggaran, sehingga pembinaan melalui pelatnas jangka panjang tidak terputus sama sekali. Jadi bisa saling melengkapi antara Perpres DBON dengan Perpres anggaran multiyears," kata Rima.

Sementara itu, koordinator pelatih para atletik Indonesia, Purwo Adi Sanyoto, juga menyambut positif kebijakan tersebut. Ia menilai program latihan yang berjalan tanpa jeda akan memudahkan tim pelatih dalam meningkatkan kemampuan para atlet.

"Tentunya kebijakan tersebut menguntungkan kami sebagai pelatih untuk menyusun program latihan, sehingga dalam mempersiapkan atlet untuk mengikuti seluruh rangkaian kompetisi menjadi lebih maksimal. Tidak ada jeda waktu untuk berhenti lama sehingga latihan akan terus berjalan," ucap Purwo.

Menurut Purwo, Paralimpiade Los Angeles 2028 menjadi salah satu agenda utama tim para atletik Indonesia. Ia berharap skema anggaran multiyears dapat membantu para atlet mempertahankan pembinaan dan kembali menyumbang medali bagi Indonesia.

"Para atlet jadi terbantu dengan adanya skema anggaran multiyears ini agar terus bisa mempersembahkan prestasi untuk Indonesia," ujarnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya