Gubernur NTB Tinjau Lokasi Banjir di Bima dan Salurkan Bantuan

04 Mar 2026 • 14:25 iMedia

Warta Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melakukan kunjungan langsung ke Desa Nggembe, Kabupaten Bima, pada Selasa (3/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan di Pulau Sumbawa. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal didampingi oleh tim dari BPBD Provinsi NTB serta BPBD Kabupaten Bima.

Selama peninjauan, Gubernur Iqbal tidak hanya melihat kondisi lokasi yang terkena dampak banjir, tetapi juga menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak. Ia berupaya memastikan bahwa penanganan darurat sedang berlangsung dengan baik.

Hasil dari peninjauan menunjukkan dua faktor utama yang menjadi penyebab utama terjadinya banjir bandang. Pertama, sistem drainase yang ada tidak berfungsi dengan baik sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar. Kedua, ditemukan bahwa elevasi tata ruang di daerah tersebut tidak sesuai, dengan dasar sungai yang lebih tinggi dari permukiman. Akibatnya, air sungai meluap dan menggenangi rumah-rumah penduduk.

“Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan ada solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujar Gubernur Iqbal dengan tegas.

Data sementara mencatat bahwa sebanyak 204 Kepala Keluarga (KK) terkena dampak langsung, dengan 177 rumah terendam air setinggi antara 50 hingga 80 sentimeter saat banjir mencapai puncaknya. Banjir juga menyebabkan terputusnya akses transportasi karena satu jembatan yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten mengalami kerusakan. Fasilitas pendidikan, seperti SDN Inpres Nggembe, juga dilaporkan sering terendam saat hujan deras.

Menanggapi situasi ini, BPBD Provinsi NTB telah menyusun sejumlah rekomendasi, termasuk perbaikan sistem drainase, normalisasi aliran sungai, serta evaluasi tata ruang daerah yang terkena dampak.

Gubernur Iqbal menyatakan komitmennya bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan instansi terkait untuk memastikan langkah-langkah mitigasi dilakukan secara terintegrasi. “Kita tidak ingin masyarakat terus hidup dalam ketakutan setiap musim hujan. Penanganan harus komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan untuk menjaga keselamatan bersama.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya