Islah Bahrawi Ungkap Isi Pesan Teror dari Orang Tak Dikenal
WARTAMATARAM.COM – Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, mengungkap isi pesan yang disampaikan sejumlah orang tak dikenal yang diduga melakukan pemantauan dan intimidasi terhadap dirinya serta keluarganya.
Islah mengatakan, pesan itu disampaikan secara verbal kepada tetangga maupun kepada dirinya. Menurut dia, kediamannya di Madura juga sempat didatangi sejumlah orang yang mengaku dari unsur TNI dan menyampaikan pesan agar dirinya tidak terlalu keras mengkritik Presiden Prabowo.
"Yang datang itu dan menunjukkan identitasnya karena berseragam, menyatakan, ‘Jangan terlalu keras ke Prabowo kalau memang masih mau pulang ke Madura,’ waktu itu. Datang ke salah satu paman saya," kata Islah di kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).
Ia menambahkan, pesan serupa juga disampaikan kepada para tetangganya, yakni agar dirinya tidak terlalu vokal bersuara tentang Presiden Prabowo.
Islah mengaku mulai merasakan intimidasi sejak akhir Mei 2026 hingga Kamis (4/6/2026) malam. Dugaan itu bermula setelah dirinya menghadiri acara peringatan 28 tahun reformasi di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, pada 21 Mei 2026.
Setelah perjalanan itu, sejumlah tetangga melaporkan adanya orang tak dikenal yang mondar-mandir di depan rumahnya, memotret, merekam video, bahkan nyaris melompati pagar untuk melihat isi rumah.
"Ada tetangga melaporkan bahwa, ‘Pak, selama bapak berangkat ke Jogja tanggal 16 kemarin, rumah bapak ini banyak sekali orang yang seliweran di depan rumah bapak dan melakukan pemotretan, pengambilan video, sampai mereka itu hampir melompat pagar untuk memvideokan apa yang ada di dalam rumah’," ujar Islah.
Selain memantau rumah, para orang tak dikenal itu juga disebut menggali informasi dari tetangga soal aktivitas harian keluarga, jumlah anggota keluarga, hingga jam kerja asisten rumah tangga. Islah menilai tindakan tersebut mirip dengan proses profiling dan pemetaan awal dalam dunia intelijen.
Menurutnya, pola tersebut dilakukan melalui orang-orang di sekitar rumah dengan cara menanyakan berbagai hal terkait kehidupan sehari-hari keluarganya.
Hingga kini, Islah belum menjelaskan secara rinci pihak yang diduga berada di balik kejadian tersebut.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
