Klarifikasi Bang Zul Terkait Masalah Pembayaran Vendor Event MXGP di NTB
Warta Mataram – Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah atau yang akrab disapa Bang Zul, baru-baru ini memberikan penjelasan mengenai isu pembayaran yang belum terselesaikan bagi sejumlah vendor yang terlibat dalam penyelenggaraan event MXGP di wilayahnya.
Pernyataan tersebut diungkapkan melalui akun Facebook pribadinya, yang diikuti oleh sekitar 152 ribu orang. Dalam keterangannya, Bang Zul menegaskan bahwa masalah pembayaran vendor tidak berkaitan dengan dugaan praktik korupsi oleh panitia MXGP, melainkan lebih pada kendala administratif dalam proses pencairan dana dari pemerintah pusat.
Ia menjelaskan bahwa NTB menerima alokasi dana sebesar Rp24 miliar dari pemerintah pusat untuk mendukung biaya event MXGP yang berlangsung secara back to back di Sumbawa dan Lombok. Namun, pencairan dana tersebut harus melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk verifikasi.
Dengan jadwal MXGP yang sudah ditetapkan secara internasional, panitia terpaksa mengambil inisiatif untuk meminjam dana guna memenuhi kebutuhan penyelenggaraan. Sayangnya, setelah event selesai, muncul aturan yang menyatakan bahwa dana dari Kementerian Keuangan tidak dapat dicairkan untuk kegiatan yang sudah berlangsung.
Menanggapi persoalan ini, pemerintah pusat pun merumuskan skema baru yang mencakup kegiatan Motorcross Lombok-Sumbawa sebagai dasar administratif untuk pencairan dana. Bang Zul menyatakan bahwa dana sebesar Rp24 miliar tersebut akhirnya masuk ke rekening Pemerintah Provinsi NTB dan digunakan untuk acara motorcross.
Menurutnya, keterlambatan dalam pembayaran vendor MXGP disebabkan oleh dana yang seharusnya dapat menyelesaikan kewajiban tersebut masih belum diterima karena pengaturan administratif dari event Motorcross Lombok-Sumbawa.
Bang Zul juga mengusulkan agar Pemerintah Provinsi NTB memfasilitasi pertemuan antara panitia MXGP dan panitia Motorcross Lombok-Sumbawa untuk menemukan solusi yang tepat terkait penyelesaian pembayaran vendor yang tertunda.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
