Iran Siapkan Pemakaman Akbar untuk Ayatollah Ali Khamenei Setelah Tertunda Tiga Bulan
WARTAMATARAM.COM – Pemerintah Iran mulai mempersiapkan pemakaman akbar bagi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan meninggal dunia dalam gelombang pertama serangan militer Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
Persiapan ini dilakukan setelah rencana pemakaman kenegaraan yang sebelumnya diumumkan harus tertunda hampir tiga bulan akibat situasi perang yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Iran.
Kondisi keamanan yang belum stabil membuat otoritas setempat belum dapat segera menyelenggarakan prosesi penghormatan terakhir bagi tokoh yang selama puluhan tahun menjadi figur sentral dalam politik dan kehidupan keagamaan Republik Islam Iran.
Televisi pemerintah Iran melaporkan, otoritas telah membentuk komite khusus untuk mengoordinasikan seluruh rangkaian persiapan pemakaman. Komite itu akan bekerja sama dengan berbagai lembaga negara, organisasi masyarakat, dan institusi keagamaan agar pelaksanaan acara berjalan sesuai protokol kenegaraan serta tradisi Islam Syiah yang berlaku di Iran.
Kepala Dewan Koordinasi Iran, Mohsen Mahmoudi, mengatakan sejumlah organisasi telah mulai bergerak menyiapkan kebutuhan teknis dan logistik menjelang pelaksanaan upacara tersebut.
“Berbagai organisasi terkait sedang bekerja untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan yang diperlukan agar prosesi pemakaman dapat dilaksanakan segera setelah jadwal resmi ditetapkan,” ujar Mahmoudi seperti dikutip media pemerintah Iran.
Pemerintah memperkirakan jumlah masyarakat yang hadir akan sangat besar. Antusiasme publik dinilai tinggi mengingat posisi Khamenei sebagai pemimpin tertinggi negara sejak 1989 dan sosok yang berpengaruh besar dalam menentukan arah kebijakan politik, keamanan, serta hubungan luar negeri Iran selama lebih dari tiga dekade.
Aparat keamanan juga mulai menyusun skema pengamanan khusus untuk mengantisipasi membludaknya pelayat dari berbagai provinsi. Selain warga Iran, sejumlah delegasi asing dan tokoh politik dari negara sahabat diperkirakan akan hadir apabila kondisi keamanan memungkinkan.
Penundaan pemakaman selama berbulan-bulan menjadi situasi yang tidak biasa dalam sejarah modern Iran. Namun, perang yang pecah setelah serangan besar-besaran Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu membuat pemerintah memprioritaskan stabilitas keamanan nasional sebelum menggelar acara kenegaraan berskala besar.
Hingga kini, pemerintah Iran belum mengumumkan tanggal resmi pelaksanaan pemakaman. Meski demikian, berbagai persiapan yang telah dimulai menunjukkan otoritas tengah berupaya menyelenggarakan upacara penghormatan terakhir yang diperkirakan menjadi salah satu prosesi pemakaman terbesar dalam sejarah Republik Islam Iran.
Bagi banyak warga Iran, pemakaman tersebut bukan hanya momen perpisahan dengan seorang pemimpin, tetapi juga penanda berakhirnya sebuah era panjang dalam perjalanan politik negara itu. Kehadiran massa dalam jumlah besar diperkirakan menjadi cerminan besarnya pengaruh dan warisan politik yang ditinggalkan Khamenei selama memimpin Iran.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
