Pemerintah Dinilai Tetap Jaga Kelas Menengah di Tengah Kenaikan BBM Nonsubsidi

20 Apr 2026 • 12:02 iMedia

WARTAMATARAM.COM – PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Penyesuaian ini berlaku untuk sejumlah jenis BBM, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Kenaikan harga tersebut disebut sebagai bagian dari penyesuaian terhadap dinamika pasar energi global. Meski begitu, pemerintah tidak menaikkan harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Anggota DPR RI, Mardani Ali Sera, menilai kebijakan itu bukan keputusan yang mudah bagi pemerintah. Namun, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang masih menjaga daya beli masyarakat, terutama kelas menengah.

“Pasti berat bagi pemerintah menaikkan BBM nonsubsidi. Tapi apresiasi karena Pertalite dan Pertamax tidak naik. Kelas menengah tetap dijaga,” ujarnya melalui akun X, Minggu, 19 April 2026.

Meski demikian, Mardani mengingatkan tantangan ekonomi ke depan masih cukup berat. Menurut dia, pemerintah memiliki ruang yang terbatas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jalan menanjak masih panjang. Pemerintah punya jendela sempit menaikkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Tidak mudah, tapi wajib dilakukan agar keluar dari middle income trap country,” katanya.

Secara rinci, harga Pertamax Turbo kini menjadi Rp19.400 per liter, naik Rp6.300 dari sebelumnya Rp13.100 per liter. Harga Dexlite juga naik menjadi Rp23.600 per liter dari sebelumnya Rp14.200 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex dibanderol Rp23.900 per liter, naik Rp9.400 dari harga sebelumnya Rp14.500 per liter. Adapun harga Pertamax tetap Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 masih di angka Rp12.900 per liter.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya