BPBD Mataram Imbau Kewaspadaan Kebakaran dan Penurunan Debit Air di Musim Kemarau

19 Aug 2025 • 07:12 Redaksi

Memasuki musim kemarau yang diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan mencapai puncaknya pada September 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzaki, menyatakan bahwa kawasan padat penduduk menjadi area rawan kebakaran karena sering kali menjadi lokasi munculnya percikan api yang sulit dikendalikan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak sembarangan membuang puntung rokok maupun membakar sampah di area pemukiman, sebab kebiasaan kecil yang dianggap sepele tersebut sering menjadi penyebab kebakaran saat musim kemarau,” jelas Muzaki pada Senin (18/8/2025).

Selain risiko kebakaran, BPBD Mataram juga mengantisipasi kemungkinan penurunan debit air bersih selama puncak kemarau. Penurunan ini biasanya terjadi pada air sumur dan distribusi dari PT Air Minum (PTAM) Giri Menang, terutama di wilayah timur Kota Mataram dan perbatasan dengan Kabupaten Lombok Barat.

“Meskipun Mataram belum pernah mengalami kemarau panjang, kewaspadaan tetap diperlukan, dan kami terus melakukan antisipasi,” ujarnya.

BPBD Mataram telah menyiapkan armada distribusi air bersih bekerja sama dengan PTAM Giri Menang untuk memastikan ketersediaan air. Dua unit tangki air dengan kapasitas masing-masing 2.500 liter disiagakan untuk menjangkau wilayah yang mengalami kekurangan pasokan. Hingga saat ini, belum ada laporan masyarakat terkait kekurangan air, sehingga kebutuhan dasar seperti mandi, memasak, mencuci, dan irigasi pertanian masih tercukupi.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya