Kerusakan Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang Picu Kemacetan Parah
Warta Mataram – Jalan Tol Jakarta-Tangerang saat ini menghadapi masalah serius berupa kerusakan yang menyebabkan kemacetan parah, mencapai puluhan kilometer. Salah satu video yang menjadi viral di media sosial X, yang diunggah oleh akun @txtdaritng, memperlihatkan kondisi jalan tol yang berlubang.
Menurut informasi yang diterima, kemacetan panjang terjadi pada ruas Tol Cikupa-Karang Tengah menuju Jakarta pada Selasa, 10 Maret. Antrean kendaraan terlihat mengular dari Kilometer 37 hingga Kilometer 13.
Kawasan Karawaci menjadi titik dengan kerusakan paling parah. Selain itu, kerusakan juga terlihat di jalur dari arah Jakarta menuju Tangerang, termasuk sebelum pintu keluar Tol Kunciran dan Tol Bitung. Sebelumnya, pada 8 Maret, ruas Tol Jakarta-Tangerang di KM 23 hingga KM 24 terendam banjir akibat luapan Kali Sabi, menyisakan kerusakan yang cukup parah di badan jalan.
Kondisi jalan yang berlubang ini membuat kendaraan terpaksa melambat dan beberapa pengendara berusaha menghindari titik kerusakan, memicu penumpukan arus lalu lintas. Salah satu pengguna jalan, Anggi, mengungkapkan kekesalannya karena terjebak kemacetan berjam-jam akibat kerusakan jalan. “Macetnya lama sekali. Ternyata gara-gara jalan berlubang di beberapa titik. Harusnya cepat diperbaiki karena ini jalan tol,” ujarnya.
Anggi juga menegaskan bahwa sebagai jalan berbayar, seharusnya ruas tol memiliki standar pelayanan dan perawatan yang baik demi keselamatan pengguna.
Senada dengan itu, Madi, seorang sopir truk kontainer, menyatakan bahwa kondisi jalan yang rusak membuat arus kendaraan melambat terutama di jam-jam padat. “Saya mau nganter barang ke Pasar Kemis, tapi lalu lintas tersendat jadi pengiriman terlambat dan merugikan,” keluhnya.
Sementara itu, Ginanjar Bekti R dari Jasamarga Metropolitan Tollroad Plaza Tol Cililitan menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan secara bertahap. “Pemeliharaan dilakukan bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM),” ujarnya.
Ginanjar menjelaskan, rekonstruksi rigid di arah Tangerang telah dilaksanakan di lajur 1 pada KM 15+240 hingga KM 15+270, serta pekerjaan scrapping, filling, dan overlay (SFO) di arah Jakarta dilakukan di lajur 3 pada KM 26+350 hingga KM 26+250. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan ini,” tambahnya.
Ia juga mengimbau para pengendara untuk berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Pastikan juga saldo kartu elektronik cukup untuk kelancaran perjalanan,” imbaunya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
