Komisi I DPR: Sejumlah Parlemen Barat Menanyakan Langkah Indonesia Bergabung dengan BRICS

19 Apr 2026 • 06:13 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto mengatakan sejumlah perwakilan parlemen negara-negara Barat menanyakan alasan Indonesia bergabung dengan BRICS.

Utut menyebut pertanyaan itu disampaikan langsung oleh para legislator dan senator dari beberapa parlemen saat melakukan pertemuan dengan Komisi I DPR RI.

“Kami kedatangan lima perwakilan parlemen negara besar. Pertama dari Riksdag Swedia, kemudian House of Representatives dan dua senator dari Amerika Serikat, dari parlemen Jerman (Bundestag), dan terakhir dari Tweede Kamer Belanda. Pertanyaannya sama, kenapa kita ke BRICS,” kata Utut dalam seminar bertajuk Relevansi Gerakan Asia Afrika dalam Krisis Geopolitik Saat Ini di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.

Utut menjelaskan, keputusan Indonesia merapat ke Rusia dan China kerap dipandang negatif oleh Amerika Serikat dalam konteks geopolitik.

“Biasanya, kalau kita sudah condong ke satu kutub, dalam hal ini Rusia dan Cina, kita tidak akan diterima oleh Amerika Serikat,” ujarnya.

Politikus PDIP itu mengatakan, untuk menjaga keseimbangan diplomasi dan konsistensi politik luar negeri bebas aktif, dirinya telah menyarankan kepada Menteri Luar Negeri Sugiono agar membentuk unit kerja khusus di Kementerian Luar Negeri.

“Saya sampaikan sebaiknya ada desk khusus di Kemlu untuk memastikan kita tidak seolah-olah menjadi satelit atau proksi mereka,” katanya.

Meski demikian, Utut menilai Presiden Prabowo mampu menjaga hubungan Indonesia dengan negara-negara Barat setelah Indonesia merapat ke poros Rusia dan China.

Ia juga menduga langkah Indonesia ikut dalam berbagai poros, termasuk Board of Peace (BoP), merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan dengan Barat.

“Kita masuk ke BOP. Dugaan saya, ini adalah balance of power,” pungkasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya