Pemprov NTB Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK

05 Mar 2026 • 20:49 iMedia

Warta Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menunjukkan keseriusannya untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang selama ini dianggap sebagai penyumbang angka pengangguran. Dalam kunjungan ke SMKN 1 Kopang pada Rabu (4/3/2026), Gubernur NTB menggarisbawahi pentingnya sertifikasi keahlian untuk membantu lulusan SMK mendapatkan pekerjaan.

“SMK tidak boleh lagi dianggap sebagai penyumbang pengangguran. Salah satu permasalahan yang kita hadapi adalah kurangnya sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P). Oleh karena itu, pada semester ini kami menyiapkan subsidi untuk sekitar 420 hingga 430 sertifikasi,” ungkap Gubernur.

Inisiatif ini bertujuan agar para siswa tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui, sehingga mereka lebih mudah beradaptasi di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Jika program ini dapat dilaksanakan dengan baik, Pemprov NTB berencana menjadikannya anggaran tahunan.

Selain sertifikasi, Gubernur juga mencatat adanya ketimpangan antara perkembangan SMK di kota dan pedesaan. SMK di area perkotaan, dengan jumlah siswa yang lebih banyak, memperoleh dana Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) yang lebih besar, sedangkan SMK di pedesaan seperti di Kopang masih menghadapi kendala finansial, karena banyak siswanya berasal dari latar belakang ekonomi yang kurang mampu.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemprov NTB sedang merancang skema investasi melalui dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah). “Insya Allah, kami akan melakukan investasi BOSDA di daerah yang banyak siswanya berasal dari kategori ekonomi rendah. Kami ingin semua SMK, baik di kota maupun desa, dapat bersaing secara adil,” terang Gubernur.

Di penghujung kunjungan, Gubernur memberikan semangat kepada siswa agar tetap berprestasi. Ia menegaskan bahwa siswa yang tinggal di desa memiliki akses yang setara untuk maju dan berkembang layaknya siswa yang berada di kota.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Kopang, Lalu Subhanudin, M. Pd., menyampaikan bahwa sekolahnya telah melakukan inovasi dengan menjalin kerja sama dengan Pertamina Pusat (Enduro). Kolaborasi ini mencakup berbagai aspek dalam pengembangan kualitas pendidikan.

“Kami bersyukur, melalui kerja sama ini kami berhasil mendatangkan dua pembalap MotoGP untuk memotivasi siswa. Kami juga telah menyepakati pelatihan langsung dari mekanik nasional di Jakarta bagi siswa kami setiap tahunnya,” jelasnya.

Kerjasama ini juga akan diwujudkan melalui pembangunan bengkel yang terintegrasi antara SMK dan Pertamina Enduro, yang diharapkan menjadi laboratorium bagi siswa dari tujuh jurusan yang ada, mulai dari Teknologi Kendaraan Ringan hingga Desain Komunikasi Visual.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.