Purbaya Siapkan Strategi Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Tetap Kuat
WARTAMATARAM.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan memperkuat langkah-langkah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil dan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada penguatan daya beli masyarakat, dorongan belanja, serta perbaikan iklim investasi agar dunia usaha semakin efisien dan kompetitif.
Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah pengetatan pengawasan terhadap masuknya barang ilegal yang kembali marak di pasar domestik. Pemerintah, kata Purbaya, akan memperkuat penjagaan agar produk ilegal tidak mengganggu stabilitas pasar dalam negeri.
"Saya akan lebih galak lagi menjaga pasar domestik dari barang-barang ilegal yang katanya agak ramai lagi sekarang. Walaupun Bea Cukai sudah bekerja lebih keras dari sebelumnya. Itu utamanya," kata Purbaya kepada awak media di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menegaskan, penguatan pasar domestik menjadi kunci penting di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian. Upaya itu juga dibarengi peningkatan kinerja aparat agar distribusi barang tetap sehat dan kompetitif.
Meski begitu, Purbaya mengakui sebagian pelaku usaha masih merasakan tekanan. Namun, menurut dia, kondisi tersebut lebih banyak dipengaruhi faktor psikologis ketimbang fundamental ekonomi.
"Karena ada, kalau saya monitor terus keadaannya, kelihatannya walaupun bagus, orang masih agak takut. Karena banyak yang nakut-nakutin, padahal kita sudah buktikan pertumbuhan kencang dan ini akan kita pertahankan," ujarnya.
Lebih lanjut, Purbaya menekankan sektor swasta memiliki peran dominan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah, kata dia, berkomitmen menjaga stabilitas dan memastikan dukungan terhadap dunia usaha tetap terjaga.
"Itu juga kita jaga, makanya kita bisa tumbuh seperti ini. Jadi harusnya pebisnis tidak usah takut, kita akan membaik terus ke depan. Perbankan akan kita pastikan uangnya cukup di sistem perekonomian sehingga dunia usaha bisa dapat akses," pungkasnya.
Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi kuartal I/2026 tercatat tumbuh 5,61 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak masa pandemi Covid-19.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
