Harga Emas Cetak Rekor Baru, Perak Ikut Menguat di Pasar Global

09 May 2026 • 10:25 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Harga logam mulia global menguat pada akhir perdagangan Jumat, 8 Mei 2026, seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Meredanya tensi geopolitik dinilai dapat menekan tekanan inflasi dan membuka ruang bagi suku bunga untuk tidak bertahan tinggi lebih lama.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,7 persen menjadi 4.719,68 dolar AS per ons. Penguatan ini terjadi meski sempat muncul baku tembak terbaru antara AS dan Iran. Iran menyatakan situasi kembali stabil, sementara Presiden AS Donald Trump menegaskan gencatan senjata masih berlaku.

Kontrak berjangka emas AS juga ditutup menguat 0,4 persen ke level 4.730,70 dolar AS.

Sentimen pasar turut didorong data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan. Ekonomi AS tercatat menambah 115 ribu lapangan kerja pada bulan lalu, jauh di atas estimasi 62 ribu, yang menandakan pasar tenaga kerja masih solid.

Di sisi lain, harga perak melonjak menembus 80 dolar AS per ons, level tertinggi sejak pertengahan Maret. Dalam sepekan, perak diperkirakan mencatat kenaikan lebih dari 7 persen, sejalan dengan penguatan emas dan membaiknya sentimen pasar global.

Meski demikian, sejak perang pecah pada akhir Februari, harga emas masih terkoreksi lebih dari 10 persen, sementara perak turun hampir 14 persen. Pelemahan sebelumnya dipicu lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi dan memperumit arah kebijakan suku bunga global.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya