Wali Kota Agustina Instruksikan Perbaikan Jalan Rusak Akibat Kendaraan Bertonase Berlebih
WARTAMATARAM.COM – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk bergerak cepat menangani sejumlah ruas jalan rusak, terutama di wilayah Semarang Barat hingga Ngaliyan. Perbaikan dilakukan secara bertahap menyusul banyaknya kerusakan yang diduga dipicu kendaraan bertonase berlebih.
Agustina mengatakan, DPU telah menjadwalkan perbaikan mulai 19 Mei hingga 19 Juni 2026. Salah satu titik prioritas adalah jembatan di kawasan Panjangan yang kini telah berlubang.
“Jembatan di Panjangan sudah mulai dibongkar untuk dilakukan perbaikan,” ujar Agustina dalam keterangan tertulis, Kamis 28 Mei 2026.
Selain jembatan Panjangan, DPU juga menangani sejumlah ruas jalan lain, di antaranya kawasan Kalipancur, Jalan Kol. R. Warsito, serta ruas di sekitar Islamic Center.
Agustina menjelaskan, awalnya Pemkot Semarang juga berencana memperbaiki Jalan Pamularsih. Namun, rencana itu tidak dapat dilanjutkan karena ruas tersebut kini berstatus jalan nasional dan menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Pamularsih itu sekarang sudah di-upgrade menjadi jalan nasional, jadi bukan kewenangan pemerintah kota lagi,” jelasnya.
Perbaikan jalan kali ini dilakukan dengan metode berbeda dari sebelumnya. Bagian jalan yang rusak digali hingga ke dasar, lalu diperkuat menggunakan trucuk dan lapisan penunjang sebelum diaspal kembali.
“Mudah-mudahan dengan sistem baru ini lebih tahan. Jadi digali semua sampai bawah yang rusak, dikasih trucuk, lalu diperkuat baru dilakukan pengaspalan,” katanya.
Meski demikian, untuk sementara penanganan masih menggunakan aspal karena perbaikan dilakukan pada titik-titik kerusakan tertentu, bukan secara menyeluruh. Ke depan, Pemkot Semarang berencana mengkaji opsi betonisasi maupun overlay total agar daya tahan jalan lebih optimal.
