Polresta Mataram Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan Hewan di Cakranegara

14 Apr 2026 • 09:55 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Mataram, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), bergerak cepat menangani dugaan penganiayaan terhadap hewan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cakranegara.

Seorang pria berinisial IG diamankan setelah diduga melakukan kekerasan terhadap seekor anjing di depan salah satu minimarket di kawasan Komplek Hotel Aston Mataram, Selasa (7/4/2026).

Kepala Satuan Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP., S.T.K., SIK., M.Si., mengatakan penanganan kasus bermula dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan tindakan kekerasan terhadap hewan di lokasi kejadian.

“Setelah menerima informasi, tim opsnal segera melakukan penyelidikan di lapangan. Dalam waktu relatif singkat, terduga pelaku berhasil diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Saat ini, IG telah diamankan di Mapolresta Mataram dan masih menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik juga mendalami kasus dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi peristiwa secara utuh.

“Selain mengamankan terduga, kami juga mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami rekaman CCTV agar rangkaian peristiwa dapat terungkap secara jelas,” tambahnya.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, termasuk komunitas pecinta hewan. Ketua sekaligus pendiri komunitas pecinta hewan Indonesia, Dony Herdaru Tona, mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam merespons laporan warga.

“Kami mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam merespons laporan masyarakat. Hal ini menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, termasuk terhadap hewan,” kata Dony.

Ia juga berharap polisi mengusut perkara ini secara menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang diduga terlibat.

“Jika terdapat indikasi keterlibatan pihak lain, kami berharap dapat turut diungkap sehingga penanganannya menjadi lebih komprehensif,” ujarnya.

Hingga kini, kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih berjalan, termasuk pendalaman motif yang melatarbelakangi dugaan tindakan tersebut.

“Untuk saat ini kasus masih berproses, kami tengah mendalami dugaan motif terduga pelaku melakukan tindakan tersebut. Kami pastikan kasus kita tangani secara serius,” tegas AKP Made Dharma.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya