Hasto Tegur Bupati Malang Usai Lantik Anak Jadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup

19 Apr 2026 • 13:49 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti keputusan Bupati Malang Sanusi yang melantik anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Hasto mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait pelantikan tersebut dan meminta Fraksi PDI Perjuangan untuk mengkritisi langkah itu. Menurutnya, pejabat publik harus tetap menjunjung sistem meritokrasi dalam setiap pengisian jabatan.

“Ya, kami telah mendapat informasi seperti itu. Fraksi PDI Perjuangan kami minta untuk mengkritisi hal tersebut. Ya, karena bagaimanapun juga sistem meritokrasi itu harus dibangun. Kita nggak bisa ya, mengedepankan hal-hal yang di luar meritokrasi tersebut,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.

Hasto menambahkan, pendidikan politik memang berawal dari lingkungan terdekat, termasuk keluarga. Namun, ia menegaskan praktik yang tidak adil harus dihindari.

“Tetapi prinsipnya jangan sampai ada praktik-praktik yang tidak adil. Itulah yang dikritisi oleh PDI Perjuangan,” katanya.

Menurut politikus asal Yogyakarta itu, pelantikan anak oleh seorang bupati dalam jabatan strategis dinilai tidak elok. “Kalau orang Jawa itu bilang kurang elok. Bapaknya bupati, anaknya kepala dinas,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Malang Sanusi yang juga kader PDIP melantik 447 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang pada Senin, 13 April 2026. Dari jumlah tersebut, tiga orang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), yakni Indra Gunawan sebagai Kepala Satpol PP, Ahmad Dzulfikar Nurrahman sebagai Kepala DLH, dan Asri Lutifatun Nisa sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya